alexametrics

Edy Mulyadi Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Pengacara Bilang Begini

2 Februari 2022, 08:34:59 WIB

JawaPos.com – Kuasa Hukum Edy Mulyadi, Damai Hari Lubis menyesalkan atas keputusan penyidik Bareskrim Polri yang menetapkan kliennya sebagai tersangka dan langsung ditahan. Menurutnya kalimat Edy masih bisa diperdebatkan jika dianggap sebuah ujaran kebencian.

“Kami Kuasa Hukum Tim Advokasi EM sangat menyayangkan penahanan EM oleh karena pelanggaran yang dituduhkan selain debatebel oleh sebab objek perkaranya terkait ruang seni atau bahasa ungkapan atau satire, atau merupakan bahasa sindiran,” kata Damai kepasa wartawan, Rabu (2/2).

Damai menilai jika penyidik terlalu terburu-buru menjalankan proses hukum. Keputusan tersebut dianggap merugikan Edy.

“Demi kepastian hukum dan demi keadilan, selayaknya pihak penyidik tidak terburu- buru melakukan penahanan yang prematur, bagaimana semisal kelak ternyata vonis hukum berkata lain, namun tehadap diri EM sudah dilakukan penahahan,” jelasnya.

Diketahui, Bareskrim Polri resmi menetapkan Edy Mulyadi sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian. Keputusan ini diambil usai penyidik melakukan gelar perkara.

“Hasil dari gelar perkara, EM ditetapkan sebagai tersangka atas ujaran kebencian bermuatan,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (31/1).

Ramadhan menjelaskan, penetapan tersangka juga dilakukan usai penyidik memeriksa Edy sebagai saksi sejak siang tadi. Seiring dengan naiknya status hukum tersebut, penyidik memutuskan langsung mengenakan penahanan kepada Edy. “Penahanan di Rutan Bareskrim Polri,” imbuh Ramadhan.

Kasus ini bermula dari beredarnya video kontroversi yang dibuat oleh Edy Mulyadi. Dia menyatakan dalam video tersebut jika Kalimantan menjadi tempat jin membuang anak.

Video tersebut kemudian menuai banyak hujatan dari warga. Tokoh Adat Dayak Balkkpapan juga turut ambil sikap atas pernyataan Edy. Mereka menganggap jika pernyataan itu telah menyakiti masyarakat Kalimantan.

Usai menjadi kontroversi, Edy akhirnya menyatakan permintaan maaf secara terbuka kepada publik. Dia berdalih kalimat tempat membuang jin memiliki diksi untuk menggambarkan tempat yang jauh.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini: