alexametrics

KPK Telusuri Dugaan Korupsi Lain di Probolinggo

1 September 2021, 12:25:15 WIB

Misalnya, kata dia, dengan menyatakan bahwa Partai Nasdem prihatin, menyerahkan kasus tersebut kepada KPK, dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. ’’Tentu Partai Nasdem harus pintar merespons kasus itu karena Hasan bukan sembarang orang,’’ terangnya.

Ujang mengatakan, setelah OTT tersebut, muncul berbagai spekulasi. Misalnya, ada anggapan bahwa operasi penangkapan itu sengaja menyasar kader Partai Nasdem. Hal tersebut dilakukan untuk memberi tekanan kepada partai itu yang dinilai tidak terlalu loyal kepada presiden.

Menurut dia, penilaian itu wajar saja muncul. Sebab, banyak kasus hukum yang bermuatan politik. Bahkan, kasus hukum dijadikan alat politik. ’’Masyarakat sah-sah saja beranggapan seperti itu,’’ ungkap pengajar di Universitas Al-Azhar Indonesia itu.

Direktur eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu mengatakan, kasus Hasan bisa dimanfaatkan lawan politik Partai Nasdem untuk menjatuhkan citra, bahkan elektabilitas partai tersebut menjelang Pemilu 2024. ’’Tahun depan persaingan mulai ramai,’’ tutur Ujang.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : tyo/lum/c6/oni

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads