alexametrics

KPK Telusuri Dugaan Korupsi Lain di Probolinggo

1 September 2021, 12:25:15 WIB

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto menjelaskan, pendalaman tentang peran Hasan dalam kasus tersebut menjadi salah satu poin. Pihaknya juga berjanji mendalami seberapa jauh peran Hasan dalam tata kelola pemerintahan di Probolinggo. ”Nanti kami tanyakan melalui pemeriksaan (tersangka, Red),” ujarnya saat dikonfirmasi.

Bukan hanya soal peran, Karyoto menyebut pihaknya akan menelusuri lebih dalam terkait dugaan tindak pidana lain di luar yang sedang ditangani KPK saat ini. Sebab, tidak tertutup kemungkinan praktik pemungutan yang dilakukan Hasan bersama istrinya pernah terjadi sebelumnya. ”Kami berkewajiban men-trace hasil-hasil (uang korupsi) lain,” imbuhnya.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menambahkan, uang hasil korupsi Hasan-Tantri tentu bisa digunakan untuk macam-macam hal. Termasuk untuk kepentingan pribadi mereka. Namun, hal tersebut akan terus didalami untuk mengungkap motif di balik praktik culas pasutri itu. ”Kalau korupsi itu motifnya tentu saja untuk mendapatkan sesuatu, dalam hal ini uang,” paparnya.

Pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan, kasus yang menjerat Hasan Aminuddin dan istrinya tidak menutup kemungkinan akan berdampak terhadap Partai Nasdem. Sebab, Hasan adalah orang penting di partai yang mengusung jargon restorasi itu.

Hasan menjabat ketua bidang agama dan masyarakat adat DPP Partai Nasdem sekaligus menjadi ketua DPW Partai Nasdem DKI Jakarta. Di DPR, Hasan menjabat wakil ketua Komisi IV DPR. ’’Jabatannya sangat strategis,’’ terang Ujang kepada Jawa Pos kemarin.

Dengan jabatan yang mentereng, kasus Hasan sedikit banyak akan berdampak buruk bagi citra Partai Nasdem. Tentu, kata dia, Partai Nasdem akan berusaha untuk menangkal dampak buruk dari pemberitaan kasus Hasan.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : tyo/lum/c6/oni

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads