JawaPos Radar

Sebut MK Goblok, OSO Diingatkan Daryatmo

01/08/2018, 14:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
Sebut MK Goblok, OSO Diingatkan Daryatmo
Mahkamah Konstitusi (MK) melayangkan surat kepada Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) atas pernyataannya yang dinilai merendahkan harkat, martabat, dan kehormatan lembaga dan hakim pengawal konstitusi tersebut. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Hanura versi Munaslub Marsdya (Purn) Daryatmo berharap hubungan antara Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) dengan para hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dapat kembali berjalan baik. Hal tersebut menyusul adanya pernyataan OSO yang dinilai telah merendahkan kehormatan hakim dan lembaga pengawal konstitusi itu.

"Kalau ditanya bagaimana dampaknya dari pernyataan itu untuk kehidupan berbangsa dan bernegara, pastilah tidak baik," ujar Daryatmo dalam keterangannya, Rabu (1/8).

Daryatmo mengatakan, di tengah kondisi bangsa yang 'panas' seperti saat ini, para petinggi negara sebaiknya bertindak dan memberikan pernyataan yang membuat tenang masyarakat. Bukan malah membuat keadaan semakin panas, apalagi ini menjelang Pemilu 2019.

"Kalau antarlembaga tinggi negara saja terkesan tidak bisa saling menghargai dan menghormati, bagaimana dengan yang lain? Tapi saya meyakini sebagai tokoh senior berpengalaman, beliau (OSO) sudah tahu kiatnya agar pernyataan itu tidak terlalu berdampak ke kehidupan berbangsa," imbuh Daryatmo.

Meski begitu, Daryatmo menyayangkan perkataan tersebut bisa keluar dari mulut OSO. Menurutnya, politikus sekaliber OSO tidak tepat mengatakan 'MK itu goblok'.

"Saya menganggap beliau sudah sangat paham akan ketatanegaraan. Bukankah beliau tokoh berpengalaman di bidang politik yang sudah cukup lama, dengan jabatan saat ini sebagai ketua lembaga tinggi negara, DPD RI? Pastilah sudah tahu mana yang boleh dan mana yang tidak boleh, mana yang pantas dan mana yang tidak pantas," kata Daryatmo menjelaskan.

Daryatmo berharap, dengan adanya somasi dari para hakim MK kepada OSO, membuat kesalahpahaman ini segera berakhir. "Ya kita tunggu saja bagaimana jawaban atau respons dari pihak beliau (OSO)," imbuhnya.

Sementara itu, soal keputusan MK yang melarang pengurus parpol mencalonkan diri sebagai anggota DPD, Daryatmo menyambut baik. Menurut mantan Kepala Staf Umum TNI itu, keputusan MK itu bakal dapat mengembalikan marwah keberadaan DPD sebagai representasi daerah yang dulu pernah dilaksanakan oleh Utusan Daerah sesuai dengan amanat UUD 1945.

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up