alexametrics

Polda Sumbar Proses Hukum Personel yang Diduga Tembak Mati DPO

1 Februari 2021, 11:20:04 WIB

JawaPos.com–Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menyatakan memproses secara hukum pidana personel yang menembak D, warga yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), hingga meninggal dunia. Peristiwa penembakan itu terjadi di Kabupaten Solok Selatan (Solsel).

”Kami telah merampungkan gelar perkara terhadap kasus penembakan di Kabupaten Solok Selatan,” kata Kabidhumas Polda Sumbar Kombespol Satake Bayu seperti dilansir dari Antara di Padang, Senin (1/2).

Dia mengatakan, total ada enam personel yang telah diperiksa dan satu di antaranya dari hasil gelar perkara diajukan untuk proses pidana. ”Semua anggota yang melakukan penangkapan di Solok Selatan sudah diperiksa,” ujar Satake Bayu.

Menurut dia, gelar perkara sendiri dilakukan Minggu (31/1) malam dan pelaku yang melakukan penembakan akan diproses pidana. Personel yang diajukan untuk proses pidana tersebut berinisial KS, anggota Kepolisian Resor (Polres) Solok Selatan berpangkat brigadir dan dinas sebagai personel di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Solok Selatan.

Dia menjelaskan, dengan diajukannya satu personel untuk diproses pidana bukan berarti terjadi kesalahan prosedur, nanti persidangan yang akan memutuskan.

”Jadi sementara ini yang bersangkutan diajukan untuk proses pidana sesuai adanya laporan dari istri tersangka tentang kejadian kemarin. Kami proses,” terang Satake Bayu.

Selama proses menuju persidangan, lanjut dai, Brigadir KS dibebastugaskan dan kelima personel lain termasuk Kanitreskrim, masih berstatus sebagai saksi dalam kasus dugaan penembakan tersebut.

”Kelima personel lainnya ini sebagai saksi dalam kasus pidana dan untuk sidang kode etik untuk satu personel yang melakukan penembakan ini, setelah putusan. Kalau bersalah, dilakukan proses kode etik,” tutur Satake Bayu.

Sebelumnya puluhan orang mendatangi serta melempari kantor Kepolisian Sektor Sungai Pagu, Solok Selatan, pada Rabu sekitar pukul 15.00 WIB minggu lalu. Pemicu aksi itu karena DPO berinisial D meninggal dunia diduga setelah ditembak petugas kepolisian yang akan menangkap pelaku tersebut.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads