alexametrics

MA Sebut Gugatan Swastanisasi Air Jakarta Belum Memenuhi Syarat

1 Februari 2019, 14:09:05 WIB

JawaPos.com – Rencana penghapusan swastanisasi air di DKI Jakarta terancam batal. Pasalnya, Mahkamah Agung menerima permohonan Peninjauan Kembali (PK) Kementerian Keuangan dengan dalih prosedur Gugatan Warga Negara atau Citizen Law Suit, yang ditempuh Koalisi Masyarakat Menolak Swastanisasi Air Jakarta, tidak tepat.

Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro menilai, gugatan koalisi tidak memenuhi syarat CLS. Tetapi, tidak menjelaskan secara detail terkait apa saja syarat yang harus dipenuhi.

“Karena gugatan penggugat asal, tidak memenuhi syarat Citizen Law Suit. Dia kan mengajukan secara CLS. Sementara di tingkat PK, gugatannya itu yang menggugat, pemerintah, menyatakan tidak memenuhi syarat CLS,” kata Andi di kantornya, Jum’at (1/2).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sebelumnya, mengklaim tengah menyiapkan mekanisme pengelolaan air di Jakarta secara mandiri. Persiapan itu Pemerintah Provinsi DKI lakukan untuk menghadapi proses pemutusan kontrak kerja dengan dua perusahaan swasta yang mengelola air di Jakarta, yaitu PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan PT Aetra Air Jakarta (Aetra).

Pemprov DKI merencanakan hal tersebut dalam rangka mengeksekusi putusan kasasi MA. Dalam putusan kasasi, MA menilai privatisasi air yang dilakukan dua perusahaan swasta di Jakarta harus dihapuskan.

Namun MA membatalkan putusan itu dengan putusan PK. Putusan PK muncul setelah Kemenkeu mengajukan permohonan PK.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

MA Sebut Gugatan Swastanisasi Air Jakarta Belum Memenuhi Syarat