JawaPos Radar | Iklan Jitu

Jumlah Personel Terbatas, BNPT Gandeng 128 Mantan Napi Terorisme

30 Mei 2018, 19:52:56 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Suhardi Alius
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius mengaku lembaganya saat ini kekurangan personel. (Jpnn/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Saat ini sudah ada 325 mantan narapidana terorisme yang sudah menjalani program deradikalisasi. 128 di antaranya diberdayakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai narasumber program deradikalisasi.

Data itu diungkapkan oleh Kepala BNPT Suhardi Alius saat hadir dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Rabu (30/5). "Alhamdulillah, kondisinya tidak ada satupun dari mereka yang mengulangi perbuatannya lagi," kata Suhardi.

Suhardi menambahkan, untuk mencegah radikalisme itu menyebar, pihaknya juga menggandeng berbagai organisasi kemasyarakatan seperti Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Ini karena keterbatasan jumlah personel BNPT.

"Jumlah anggota BNPT tidak sebanding dengan narapidana teroris yang berjumlah 289 dan tersebar di seluruh Indonesia," ujarnya.

Karena itu, lanjut Suhardi, dibutuhkan satu lapas yang khusus napi terorisme seperti sekarang sedang dibangun di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. "Kapolri juga sudah minta dibangun baru di Cikeas (Jawa Barat) untuk pengganti yang di Mako Brimob," tandasnya.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up