alexametrics

TNI Diusulkan Isi Jabatan Sipil, Gubernur Lemhanas Bilang Begini

28 Februari 2019, 10:25:46 WIB

JawaPos.com – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo angkat suara terkait wacana memasukkan perwira aktif TNI ke kementerian sipil. Dia mengatakan ada masalah manajemen personalia di tubuh lembaga militer itu, sehingga membuat banyak perwira nonjob. Hal itu yang kemudian menjadi pemicu wacana tersebut muncul.

“Diperkirakan persoalan utama (perwira nonjob). Itu berasal di dalam manajemen personalia,” kata Agus di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta Rabu (27/2).

Menurut Agus, masalah penumpukan ini terjadi tidak serta-merta. Ada proses yang cukup panjang, sehingga akibatnya baru dirasakan saat ini.

Lebih lanjut, dia menuturkan, wacana penempatan perwira TNI di jabatan sipil masih dalam proses pembahasan. Namun dia memastikan, secara undang-undang hal itu diperbolehkan dengan beberapa ketentuan.

“Semua itu ada kok di dalam undang-undang TNI. Coba dilihat prosedurnya, itu ada. Bahwa penempatan prajurit TNI di dalam institusi non-TNI, itu ada ketentuan-ketentuannya. Ada beberapa itu disebut secara spesifik,” sambungnya.

Di sisi lain, Agus meminta agar TNI lebih mempertimbangkan rencana jenjang karier para personelnya dari yang terendah hingga pensiun secara terintegrasi. Hal itu perlu disusun secara rinci agar tidak terjadi penumpukan perwira nonjob.

“Katakanlah perwira yang nantinya diperkirakan, diperlukan untuk sampai ke atas yang lain-lainnya itu misalnya kan tuh ada juga (syarat) pendidikan, dari bintara untuk menjadi perwira. Itupun juga dia sudah berada pada mid-career,” katanya.

“Harus disusun agar tidak mengganggu piramida yang semuanya dalam sebuah rencana personel yang koheren, yang terintegrasi,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads
TNI Diusulkan Isi Jabatan Sipil, Gubernur Lemhanas Bilang Begini