alexametrics

Menantu Hendropriyono Jadi KSAD, Begini Komentar JK

23 November 2018, 18:00:47 WIB

JawaPos.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla akhirnya angkat suara terkait polemik pengangkatan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Dia mendengar banyak kabar miring yang tidak sesuai fakta.

Wapres dua periode itu membantah pemilihan Andika atas dasar hubungan kekerabatan dengan mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono. Kata JK, siapa pun berhak memiliki kesempatan menduduki jabatan KSAD selama memenuhi kualifikasi.

“Kalau dia (Andika, Red) dekat dengan mantan kepala BIN, dia langsung tidak boleh (menjadi KSAD, Red), berarti kami diskriminasi kan?” ujar JK di kantor Wapres Jalan Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat, Jumat (23/11).

Politikus Partai Golkar itu menegaskan bahwa pemilihan Andika berdasarkan rekam jejak yang bersangkutan, bukan karena politik. Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun telah menegaskan hak itu.

“Penugasan Andika ini kan sudah luas sekali. Sudah melampaui semua penilaian yang dibutuhkan sebagai seorang KSAD. Jadi, itu pilihan yang baik,” tegas JK.

Diketahui, tampuk pimpinan TNI mengalami pergeseran. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang selama ini dijabat oleh Jenderal Mulyono memasuki masa pensiun. Jabatan yang ditinggalkannya diisi oleh Pangkostrad Letjen Andika Perkasa.

Pengangkatan menantu Hendropriyono itu dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Kamis (22/11). Hadir saat pelantikan itu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menko Polhukam Wiranto. Dengan promosi jabatan ini, pangkat Andika Perkasa dinaikkan setingkat menjadi jenderal alias bintang empat.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Presiden Joko Widodo atas pemberhentian KSAD lama dan pengangkatan KSAD baru. Semuanya tertuang di dalam SK Presiden Nomor 97 TNI Tahun 2018 yang ditetapkan oleh Jokowi pada 22 November 2018.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (ce1/sat/JPC)

Menantu Hendropriyono Jadi KSAD, Begini Komentar JK