JawaPos Radar

Kejar Pengikut Santoso, Polda Gorontalo Perketat Wilayah Perbatasan

23/07/2016, 19:16 WIB | Editor: Ilham Safutra
Kejar Pengikut Santoso, Polda Gorontalo Perketat Wilayah Perbatasan
Ilustrasi (dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Satgas Tinombala semakin menggencarkan operasinya mengejar pengikut Santoso. Kali ini pengejaran diteruskan hingga ke perbatasan Sulawesi Tengah (Sulteng) agar kelompok bersenjata itu terdesak.

Dengan penjaran ini, jajaran Polres Pohuwato dan Polres Gorontalo memperketat perbatasan dengan melakukan kegiatan patroli.

Patrolinya lebih menyasar jalan-jalan tikus dan razia terhadap orang, kendaraan, barang yang keluar masuk wilayah Gorontalo di hari Sabtu 23 Juli 2016.

Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Bagus Santoso mengatakan, untuk perbatasan Pohuwato (Molasifat) dengan Sulteng (Parigi Moutong), Polres Pohuwato telah mengerahkan 44 orang dan diback-up 1 pleton Brimob Polda Gorontalo.

"Sedangkan Gorontalo Utara (Tolinggula) yang berbatasan langsung dengan Sulteng (Buol), Polres Gorontalo telah mengerahkan 30 orang anggotanya dan diback-up 1 pleton Brimob Polda Gorontalo," kata dia kepada wartawan, Sabtu (23/7).

Dia menambahkan, anggota yang melakukan pengamanan di perbatasan untuk selalu waspada dan tetap mengantisipasi segala perkembangan karena tidak menutup kemungkinan sisa-sisa kelompok Santoso akan bersembunyi di wilayah Gorontalo.

"Oleh sebab itu anggota harus melakukan tindakan-tindakan polisional yang terarah dan terukur dengan tetap melibatkan masyarakat sebagai mitra Polri," timpal dia.

Perwira menengah ini menambahkan, Gorontalo sebagai daerah paling dekat dengan Sulteng mesti bisa membantu Satgas Tinombala untuk menutup ruang gerak sisa-sisa anak buah Santoso.

"Setidaknya kita menjaga wilayah kita agar pengikut Santoso terkepung dan semuanya tertangkap," tukasnya. (elf/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up