JawaPos Radar

Riyamizard Ikhlas Anggaran Kemenhan Dipangkas

21/09/2015, 20:44 WIB | Editor: ayatollah
Riyamizard Ikhlas Anggaran Kemenhan Dipangkas
Menteri Pertahanan Rymizard Ryacudu dan anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon dalam rapat kerja di DPR, Senin (21/9). (Foto: Ricardo/JPNN.Com)
Share this image

JawaPos.Com - Menteri Pertahanan Rymizard Ryacudu mengungkapkan bahwa anggaran untuk kementeriannya dalam RAPBN 2016 justru mengalami penurunan dibandingkan tahun ini. Penurunannya mencapai hampir Rp 10 triliun.

 

Menurut Ryamizard, Kemenhan awalnya menusulkan penambahan anggaran pertahanan sebesar Rp 9 triliun dalam RAPBN 2016.  Namun, pemerintah dalam RAPBN 2016 yang diusulkan ke DPR justru memangkasnya.

"Bukan penambahan anggaran, kurang malahan. Lebih rendah sekarang, hampir 10 persen, Rp 10 triliun," ujarnya di sela-sela rapat kerja dengan Komisi I DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9).

Dalam APBN Perubahan 2015, anggaran Kemenhan dipatok sebesar Rp 102,2 triliun.  Sedangkan usulan pemerintah melalui RAPBN 2016, usulan anggaran untuk Kemenhan adalah Rp 95,9 triliun.

Mantan Kepala Staf TNI AD itu menambahkan, Kemenhan dalam mengusulkan anggaran pertahanan tentu mengacu pada minimum esential forces (MEF). Dari usulan Kemenhan, anggaran untuk belanja alau utama sistem persenjataan bisa mencapai 43 persen. Sidanya adalah belanja modal.

Untuk itu, dia meminta agar DPR membantu Kemenhan dalam memperjuangkan kenaikan anggaran. "Ya kita akan minta. Mudah-mudahan dibantu," harap Rymizard.

Bagaimana jika anggaran Kemenhan dalam RAPBN 2016 tetap dipangkas? "Kalau negara bilang segitu, ya mau gimana lagi. Kita tahu keuangan sedang buruk, masa kita ngotot?” ucapnya.

Meskipun begitu, dia mengaku telah mengantisipasi kemungkinan pemangkasan anggaran pertahanan.  Salah satu alternatifnya adalah memangkas pembelian alutsista. "Ya kalau awalnya mau beli sepuluh pesawat, kita beli delapan," pungkasnya.(dna/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up