alexametrics

Moeldoko Sebut TNI Siap Turun Jika Ada People Power Ancam Kedaulatan

20 April 2019, 14:29:14 WIB

JawaPos.com – Kepala Staf Kepresiden (KSP), Moeldoko mengatakan pihaknya tidak melarang adanya people power atau pengerahan massa. Asalkan tujuannya baik.

Moeldoko mencontohkan, people power yang baik adalah saat berkumpulnya masa di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada saat kampanye Jokowi-JK beberapa waktu lalu. Selanjutnya adalah aksi 212 yang diikuti banyak masyarakat.

“Saya katakan people power bisa dikenali dari niatnya, kalau niatnya baik-baik enggak apa-apa,” ujar Moeldoko di Posko Rumah Cemara, Jumat (19/4) malam.

Mantan Panglima TNI ini menambahkan, apabila adanya people power tujuannya buruk dan menganggu keamanan dengan cara mendelegitimasi pemilu yang menganggu keamanan. Maka ‎TNI siap turun tangan mengamankan pemerintahan.

“Kalau people power sudah menganggu kedaulatan negara, maka itu salah satu tugas dari tentara, tugas jelas di dalam UU nomor 34 tentang TNI. Maka itu tugas TNI, dan TNI tidak akan berhenti melakukan sesuatu,” katanya.

Oleh sebab itu, Moeldoko berharap jangan ada pihak-pihak yang melakukan pengerahan massa dengan tujuan melakukan kegaduhan. Siapapun harus menghormati adanya proses penghitungan suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait Pilpres 2019.

“Begitu niatnya tidak baik berkaitan dengan kedaulatan negara atau menggoyahkan kedaulatan negara, maka TNI akan masuk di dalam. Bukan Polisi, itu tugas TNI di dalam UU,” pungkasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Gunawan Wibisono