JawaPos Radar

Apresiasi Kapolri untuk TNI yang Berhasil Evakuasi Korban Sandera KKB

18/11/2017, 17:40 WIB | Editor: Ilham Safutra
Warga Papua, Sandera KKB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Ketua Pansus KPK Agun Gunandjar Sudarsa. (Hendra Eka/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Keberhasilan pasukan TNI yang menyelamatkan warga Papua yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Tembagapura, Papua pada Jumat (17/11) kemarin mendapat apresiasi dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Operasi berjalan sukses. Saya mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI membantu pembebasan sandera tanpa korban jiwa," kata Tito dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/11).

Tito menuturkan, pembebasan yang dilakukan oleh gabungan aparat TNI dan Polri merupakan satu-satunya jalan keluar setelah selama hampir dua minggu Polri melakukan pendekatan persuasif kepada KKB di Tembagapura, Papua.

Warga Papua, Sandera KKB
Aparat Satgas Terpadu Penanggulangan KKB mengawal warga yang dievakuasi dari Banti dan Kimbeli, Distrik Tembagapura, Jumat siang (17/11). (Istimewa for Radar Timika)

Selama operasi berlangsung tercatat satu anggota Polri tertembak kakinya namun sudah membaik. Sementara dari KKB belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak, karena mereka langsung melarikan diri ke pengunungan.

Menurut mantan Kapolda Papua itu, tidak adanya korban jiwa dari warga yang disandera menandakan operasi yang dilakukan oleh TNI dan Polri sesuai prinsip dasar operasi pembebasan.

"Kami bersama TNI sepakat untuk terus mengejar keberadaan anggota KKB yang melakukan penyanderaan. Namun kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak kembali mendulang di area tersebut," ungkap Tito.

Dia menyebut, keberadaan KKB tidak bisa diprediksi, sehingga masyarakat rawan menjadi korban sandera. Medan yang di kawasan Tembagapura memang cukup sulit.

Hal itu membuat kepolisian dan TNI terus telah melakukan komunikasi dengan Sekertariat Negara dan Menteri Sosial untuk menyalurkan masyarakat berkegiatan di daerah lain. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penyanderaan terhadap warga masyarakat di kawasan Tembagapura.

Jumat (17/11) pagi ini, Tim Pasukan darri Komando Kopassus melakukan operasi Perebutan Cepat Area Kimberley Papua. Berlangsung selama 78 menit, KKB bisa diusir dari Area Kimberley. Siangnya, dibantu kepolisian 344 mengevakuasi warga ke tempat aman.

(cr5/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up