JawaPos Radar

BIN Kecolongan, Prabowo: Masa Mau Mata-matain Ratusan Juta Orang

16/05/2018, 16:39 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Prabowo Subianto
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto meminta masyarakat tidak menyalahkan polisi dan BIN. (JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Teror yang terjadi beberapa hari terkahir dan telah menewaskan belasan orang juga puluhan korban luka di sejumlah daerah menuai komentar dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Mantan Danjen Kopassus itu berharap masyarakat tidak menyalahkan pihak intelijen.

"Pihak keamanan Amerika saja pun sering kecolongan. Jadi jangan salahkan intel, juga jangan salahkan polisi. Intinya kita jangan menyalahkan pihak keamanan yang sudah bekerja keras. Kalau niatnya berbuat jahat ya susah juga dideteksi," tegas Prabowo di Gedung DPR, Rabu (16/5).

Menurut Prabowo, walaupun banyak punya intelijen. Tapi di luar negeri tetap saja terjadi aksi teror karena memang sulit kalau seseorang sudah memang berniat jahat. "Masa mau mata-matai ratusan juta orang," katanya.

BIN
Logo Badan Intelijen Negara (BIN) (JawaPos.com)

Oleh sebab itu, mantan Danjen Kopassus ini menyarankan masyarakat kembali melakukan keamanan keliling seperti yang dahulu pernah dilakukan. Karena adanya teroris ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan aparat kepolisian, melainkan masyarakat juga perlu membantunya.

"Kita butuh RT, RW, Pak Lurah, teman-teman bukan untuk mengawasi tetangga, tapi kalau ada tetangga yang aneh yang mengejar kebencian ini harus ‎waspada," ungkapnya.

Sekadar informasi, Indonesia mendapat teror mulai Minggu (13/5) kemarin, sederet bom meledak di gereja Surabaya, Jawa Timur. Malam harinya, serangan bom terjadi di Sidoarjo. Kemudian Senin (14/5) pagi ini pun bom kembali meledak di Mapolrestabes Surabaya‎.

Kemudian penggerebekan para teroris di Surabaya terjadi. Satu terduga teroris juga berhasil dilumpuhkan. Selanjutnya Mapolda Riau pada Rabu (18/5) diserang para pelaku teror. Satu polisi meninggal karena ditabrak pelaku.

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up