JawaPos Radar

KSAD Lantik Pangkostrad Pengganti Edy Rahmayadi

15/01/2018, 12:37 WIB | Editor: Ilham Safutra
KSAD Lantik Pangkostrad Pengganti Edy Rahmayadi
Letjen Agus Kriswanto. (Sabik AJi Taufan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Setelah Letjen Edy Rahmayadi menyatakan pensiun dini dari keprajuritan TNI AD karena mengikuti proses Pilkada Sumut 2018, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Mulyono langsung melantik Panglima Cadangan Komandan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) yang baru yakni Letjen Agus Kriswanto.

Pelantikan itu bersamaan dengan serah terima jabatan komando lainnya di lingkungan TNI AD. Pelantikan itu berdasarkan SK yang diterbitkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto nomor: SP-07/I/2018/Pen.

Mulyono menegaskan, rotasi di tubuh TNI dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku dan telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, sehingga dipastikan tidak ada kecurangan dalam proses mutasi jabatan.

KSAD Lantik Pangkostrad Pengganti Edy Rahmayadi
Pasukan Kostrad TNI AD (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

"Pergantian pejabat yang kami lakukan ini benar-benar melalui proses wajar, semuanya karena kepentingan organisasi. Di satu sisi kita juga menjalankan roda kepemimpinan supaya memberikan angin segar, memberikan kesinambungan dalam kepemimpinan," ucap Mulyono, di Mabes AD Jakarta Pusat, Senin (15/1).

Selain melantik Pangkostrad yang baru, Jenderal Mulyono juga melakukan serah terima jabatan (sertijab) Pangdam IX/Udayana dari Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak kepada Mayjen Benny Susianto, Pangdam XII/Tanjungpura dari Mayjen Andika Perkasa kepada Mayjen TNI Achmad Supriyadi.

Selain itu ada Dankodiklat TNI AD dari Letjen TNI Agus Kriswanto kepada Mayjen TNI Andika Perkasa, Danseskoad dari Mayjen TNI Dody Usodo Hargo ke Brigjen TNI Kurnia Dewantara, serta Dansecapaad dari Brigjen TNI Eka Wiharsa ke Kolonel Infanteri Urip Wahyudi.

Mulyono mengimbau kepada seluruh jajarannya agar tidak termakan isu-isu negatif yang dapat memecah-belah kesatuan dan persatuan TNI. Dia berpesan kepada mantan Dankodiklat TNI AD agar bergerak cepat dalam melakukan adaptasi, serta membuat inovasi-inovasi baru guna memajukan satuan barunya.

Dia menilai Kostrad memiliki peranan besar dalam membangun kedaulatan negara, terutama dengan segala permasalahan yang muncul di tanah air.

"Saya minta kepada Pangkostrad (baru) untuk segera melakukan adaptasi dan kemudian merumuskan inovasi untuk membangun dan mengembangkan satuannya," lanjutnya.

Khusus kepada prajurit TNI yang sudah pensiun, mantan Danrem Wirabraja Bukit Barisan Kota Padang itu memberikan apresiasi terhadap segala dedikasi dan kontribusinnya selama menjadi prajurit TNI.

Mulyono berharap mantan koleganya, Edy Rahmayadi dan Komaruddin dapat melanjutkan pengabdian di masyarakat. "Khusus kepada Letjen TNI Edy Rahmayadi dan Mayjen Komaruddin Simanjuntak saya ucapkan terima kasih atas segala pengabdian dan dedikasi untuk membangun TNI AD melalui satuan masing-masing," pungkas Mulyono.

(ce1/sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up