JawaPos Radar | Iklan Jitu

Densus Masih Dalami Keterlibatan Istri Nur Solihin di Jaringan Teroris

13 Desember 2016, 00:39:00 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Densus Masih Dalami Keterlibatan Istri Nur Solihin di Jaringan Teroris
Ilustrasi (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri masih memeriksa intensif para teroris yang ditangkap terkait upaya pengeboman di Istana Negara. Peran masing-masing pelaku, termasuk APM (25) yang juga istri Nur Solihin masih didalami.

"APM ini masih digali informasi dari mereka dan peran serta kerterkaitan mereka dengan orang lain, karena masih ada orang lain yang menjadi bagian jaringan kelompok ini," ucap Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Senin (12/12).

"Seperti pada waktu lalu yang ditangkap 20 orang terkait bom Majalengka itu hanya ada 4 orang yang terkait dengan kelompok lain yang berafiliasi dengan Bahrun Naim," lanjut Martinus.

Menurut dia, Densus 88 masih memiliki waktu selama 7x24 jam untuk mendalami kelompok itu. "Jadi memang belum banyak yang bisa digali dari hasil penangkapan ini," imbuhnya.

Martinus mengatakan, para pelaku saling berkomunikasi satu sama lainnya. Martinus menyebut mereka memiliki kemampuan untuk merakit bom.

Diketahui, setelah menangkap empat orang di Bekasi, dan Karanganyar pada Sabtu (10/12) lalu, tim Densus melakukan penangkapan terhadap APM, KF (22) dan WP (24) di Klaten dan Ngawi, pada Minggu (11/12).

Di rumah kos KF di Ngawi, Jawa Timur, tim Densus mengamankan sejumlah cairan sebagai bahan baku bom. Cairan itu masih didalami, apakah memiliki kandungan yang sama dengan bom yang disita dari Dian Yulia Novi (calon 'pengantin') atau tidak.

"Barang bukti nanti akan dipublish apabila telah diungkap seluruhnya. Nanti kita publish, termasuk dari mana barang tersebut. Ada asam nutrat, kemudian apakah cairan ini bisa bereaksi dengan komponen bom, nanti akan dipublish," tandas Martinus. (elf/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up