alexametrics

Peristiwa Penembakan di Papua Dinilai Jadi Evaluasi TNI Hingga BIN

10 Desember 2018, 11:03:47 WIB

JawaPos.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufi Dasco Ahmad menilai, kasus penembakan 31 warga sipil di Nduga, Papua harus menjadi bahan evaluasi semua institusi terkait, mulai dari Polri, TNI, hingga BIN. Sebab, kasus tersebut tidak sederhana dan memerlukan respons yang komprehensif.

“Sehingga tidak bisa hanya menyudutkan salah satu institusi. Prioritas saat ini adalah bagaimana bisa mencari empat karyawan Istaka Karya yang belum ditemukan dan secara cepat menangkap para pelaku penembakan,” kata Dasco dalam keterangannya, Senin (10/12).

Menurutnya, pencarian empat karyawan tersebut penting untuk menunjukkan negara all out memproteksi setiap warga negara. Penangkapan terhadap pelaku secara cepat juga penting untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa.

“Kami berharap agar semua institusi terkait bisa saling bersinergi dengan memanfaatkan semua jaringan, sumber daya dan teknologi yang ada untuk menyelesaikan persoalan ini,” ucapnya.

Oleh karenanya, rakyat menanti sikap tegas pemerintah dalam merespons aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua.

“Saat ini rakyat menanti sikap tegas negara dalam merespons aksi tidak berperikemanusiaan yang dilakukan KKB di Nduga,” tukas Dasco.

Editor : Kuswandi

Reporter : (rdw/JPC)

Peristiwa Penembakan di Papua Dinilai Jadi Evaluasi TNI Hingga BIN