alexametrics
Terkait Penembakan Pekerja Jembatan di Papua

Maruf Amin Minta Perlindungan Masyarakat Papua Diperketat

7 Desember 2018, 09:12:42 WIB

JawaPos.com – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Ma’ruf Amin angkat suara atas tragedi pembantaian pekerja jembatan di Yigi, kabupaten Nduga, Papua. Ia mengaku prihatin atas tragedi berdarah tersebut.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu lantas meminta agar aparat segera menyelesaikan masalah ini. Ia tidak mau peristiwa serupa kembali terulang di kemudian hari.

“Saya kira kita prihatin masih ada penembakan, ini mesti dihentikan,” ujar Ma’ruf di Rumah Situbondo Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/12).

Selain itu, mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu menekankan agar pengamanan di Papua lebih ditingkatkan. Keselamatan warga negara harus menjadi prioritas negara.

“Pengaman diperketat, perlindungan masyarakat Papua diketatkan, karena ini bersifat perlindungan warga bangsa,” imbuhnya

Di sisi lain, Ma’ruf meminta pemerintah tidak kendor terhadap aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) bersenjata itu. Program pemerintah tidak boleh dihambat oleh kelompok separaris ini.

Pembangunan infrastruktur di tanah mutiara hitam harus terus berlanjut seperti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mengingat hal itu sangat dibutuhkan oleh rakyat di sana.

“Jangan sampai penembakan ini pemerintah berhenti membangun, mungkin kalau sementara. Pemerintah harus melanjutkan karena itu penting,” pungkas Ma’ruf.

Editor : Kuswandi

Reporter : (sat/JPC)

Maruf Amin Minta Perlindungan Masyarakat Papua Diperketat