alexametrics

Buntut Penembakan 31 Pekerja, Proyek Trans-Papua Segmen V Dihentikan

4 Desember 2018, 15:52:51 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) menghentikan sementara pembangunan Trans-Papua Segmen V. Itu menyusul terjadinya pembantaian kepada 31 pekerja jembatan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan bahwa tempat terjadi pembunuhan masal kepada para pekerja ini merupakan tempat dengan kategori aman. Tidak ada konflik dengan masyarakat setempat.

“Di Kali Yigi dan Aurak itu aman, sosialisasi dengan warga sudah sangat baik. Informasi terakhir, saya mendapat warga memberikan jaminan aman,” kata Basuki di kantor Kementerian PUPR Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (4/12).

Buntut Penembakan 31 Pekerja, Proyek Trans-Papua Segmen V Dihentikan
infografis pembunuhan di papua (kokoh praba / jawapos.com)

Sementara itu menurut Basuki, rakyat di sepanjang pembangunan trans-Papua justru sudah menunggu pembangunan ini segera rampung. Sehingga kejadian ini murni dikategorikan kriminal.

“Sebetulnya kalau warganya sudah ditunggu-tunggu sepanjang jalan ini. Sepanjang trans-Papua warganya tidak ada yang menolak pembangunan,” jelasnya.

Faktor ganti rugi lahan juga dinyatakan tidak ada yang bermasalah. Seluruhnya sesuai dengan kesepakatan bersama. Dari aspek pelibatan warga lokal dalam pembangunan juga termasuk tidak bermasalah. Karena warga asli banyak yang dilibatkan.

Namun, dengan insiden ini Basuki menekankan bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya soal kekuatan finansial. Tapi masih banyak persoalan nonteknis yang harus dipecahkan.

“Ini juga menunjukkan pembangunan infrastruktur tidak semata-mata tergantung dana,” pungkas pembantu Presiden Joko Widodo tersebut.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : (ce1/sat/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Buntut Penembakan 31 Pekerja, Proyek Trans-Papua Segmen V Dihentikan