JawaPos.com- Dengan penuh haru, Niluh Made Megawati dan Khoirul Huda menerima bendera Amerika Serikat (AS) dari Mark D. Pieter, chairman scouts State California. Penyerahan The Stars and The Stripes, julukan bendera AS, tersebut merupakan bentuk penghargaan tertinggi gerakan kepanduan di AS kepada para pramuka cilik dari Indonesia.
’’Sebuah kehormatan bagi kami telah menerima scouts dari Indonesia. Dan ini adalah penghormatan dari kami,’’ kata Pieter di Hall Vineyard Church, Monrovia, California, Senin malam (28/11) waktu setempat.
Niluh adalah pembina pramuka cilik dari SDN 4 Penganjuran, Banyuwangi. Adapun Khoirul Huda adalah pembina dari MIN Rejotangan, Tulungagung. Acara tersebut diikuti puluhan boy scouts dan girl scouts dari Greater Los Angeles. Masing-masing ditemani orang tua. Mereka antusias menyambut dua regu jawara Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015-2016 bersama Antangin Junior National Championship itu.
’’Mereka datang dari jarak lebih dari 8.000 mil dari sini,’’ kata Pieter kepada para orang tua dan scouts asal AS yang hadir. Tepuk tangan pun meriah setelah para scout cilik Indonesia menampilkan yel-yel rancak. Gabungan baris-berbaris, tepuk, dan nyanyian membuat hadirin terkesima.
Selanjutnya, scouts cilik dari AS dan Indonesia berbaris dan saling berhadapan. Mereka kemudian bersalaman. Angelica Oliviros, cewek kelas IX yang juga girl scout dari Greater Los Angeles, menyerahkan kenang-kenangan berupa album foto kegiatan bersama di Conservation Park, Ontario. Sebelumnya, sebagian di antara mereka memang sempat bermain dan makan bersama di taman itu akhir pekan lalu. ’’Semoga ini bisa jadi kenangan bersama,’’ kata Angelica.
Sebelumnya, paginya para scout cilik menjajal camp yang menjadi pusat latihan kepanduan setempat di Canyon Park, Monrovia. Di kota kecil dekat Los Angeles itu, mereka melakukan sejumlah aktivitas seru.
Para scouts cilik diajak menjelajahi camp yang menawarkan sejumlah fasilitas belajar. Ada tempat untuk mempelajari binatang melata. Juga, sejumlah permainan fisik seperti panjat tebing mini. Mereka juga mendapatkan pelatihan menembak dan memanah.
’’Kami senang bisa menerima scouts dari Indonesia,’’ kata Matthew Halsig, director camp Greater Los Angeles Area.
Kemarin scouts cilik bertolak dari Los Angeles menuju Surabaya. Khoirul Huda, pembina pramuka MIN Rejotangan, Tulungagung, mengatakan bahwa perjalanan ke AS telah memberikan banyak wawasan. ’’Ada banyak ilmu pengetahuan baru yang didapat adik-adik,’’ kata Huda.
Niluh Megawati mengatakan, para pramuka cilik telah mendapatkan banyak pelajaran baru. ’’Seperti budaya antre, merapikan makanan sendiri, serta tidak membuang sampah sembarangan,’’ katanya.
Bernadeta Ardy Puspitarini, product manager dari brand Antangin Junior, menuturkan bahwa para scout cilik banyak mendapatkan pengalaman baru. Mulai kenalan baru, belajar manner, main salju, dan bertemu teman baru. ’’Semoga ada hal positif yg mereka bawa pulang ke Indonesia,’’ ujarnya. (c15/roz)