JawaPos.com - Umumnya, tanah yang tercemar zat kimia mengandung merkuri, timbal, kadmium, pestisida, dan herbisida berlebih. Hal inilah yang akan menyebabkan satwa liar dan tanaman di area tersebut mati keracunan, sehingga merusak ekosistem.
Nah, tanpa disadari, pencemaran tanah ternyata disebabkan oleh kebiasaan yang dilakukan sehari-hari, seperti di bawah ini.
1. Aktivitas agrikultur
Agrikultur merupakan aktivitas pertanian untuk menghasilkan bahan pangan, seperti beras dan sayuran. Namun, penggunaan pestisida, pupuk, dan limbah yang berlebihan ternyata bisa merusak kesuburan tanah.
Untuk mengatasinya, kamu harus membatasi pemakaian pupuk non-organik dan pestisida, serta mengolah kembali limbah yang dihasilkan.
2. Penggundulan hutan
Penggundulan dan kebakaran hutan membuat tanah kehilangan tutupan vegetasi atau pelindungnya, sehingga rentan terkena erosi dan pengikisan. Akibatnya, tanah akan lebih mudah tercemar zat polutan dan kontaminan berbahaya.
3. Aktivitas pertambangan
Berbagai jenis aktivitas pertambangan, seperti penggalian dan pemurnian mineral, bisa menghasilkan logam berat, emisi gas, dan senyawa organik. Zat tersebut dapat mencemari lapisan tanah dan mikroorganisme di dalamnya.
4. Kebiasaan membuang sampah sembarangan
Sampah dibuang sembarangan bisa saja mengandung bahan kimia berbahaya, seperti pestisida. Nah, ketika sampah tersebut terdekomposisi atau diurai oleh mikroorganisme, bahan kimia dapat mencemari tanah.
Jadi, pastikan kamu mempunyai tempat sampah, baik di dalam dan luar rumah. Tak perlu khawatir, kamu bisa membeli tempat sampah stainless steel maupun plastik berkualitas hanya di situs belanja online ruparupa.com.
Di sini, kamu juga bisa belanja peralatan rumah tangga dari merek-merek terkenal milik Kawan Lama Group, yaitu ACE, INFORMA, INFORMA Electronics, INFORMA Sleep, Pendopo, Toys Kingdom, ATARU, Krisbow, Pet Kingdom, SELMA, Susen, Chatime, Ashley, EYE SOUL, dan masih banyak lagi.