← Beranda

Cair Lagi! Daftar Daerah yang sudah Terima BPNT dan BLTS Rp 900 Ribu, Jangan Lupa Dicek Sekarang

Tazkia Royyan HikmatiarJumat, 7 November 2025 | 00.50 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (kiri) di Jakarta menyampaikan pencairan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS). (Humas Kemensos)

 

JawaPos.com - Pemerintah telah menyalurkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap keempat dan BLTS sebesar Rp 900 ribu di sejumlah daerah pada November 2025. Warga yang masuk daftar penerima manfaat (KPM) bisa segera mencairkan bantuan ini karena tenggat waktu pengambilan hanya 5 hari sejak penyaluran dilakukan.

Bantuan tersebut mencakup beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter yang disalurkan lewat jaringan Perum Bulog di berbagai wilayah Indonesia.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat daya beli masyarakat berpenghasilan rendah. Bantuan pangan tersebut dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog, dengan sasaran 18,27 juta keluarga penerima manfaat.

Setiap KPM berhak mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng setiap kali penyaluran. Program ini menyasar rumah tangga miskin berdasarkan data Desil 1–5 dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.

Penyaluran resmi dimulai sejak akhir Oktober 2025 dan akan berlangsung hingga akhir November. Distribusi dilakukan bertahap di berbagai provinsi, termasuk daerah tertinggal dan perbatasan. Undangan pengambilan bantuan dicetak oleh pihak desa atau kelurahan agar penyalurannya tepat sasaran.

Wilayah yang Sudah Mulai Cair BPNT dan BLTS

Berdasarkan laporan dari Info Bansos, berikut beberapa wilayah yang sudah mulai menyalurkan BPNT tahap keempat serta BLTS Rp 900 ribu:

DKI Jakarta: Penyaluran dilakukan serentak sejak akhir Oktober 2025 untuk 217.975 penerima, dengan total 4.359 ton beras dan 871,9 kiloliter minyak goreng.

Kabupaten Sorong, Papua Barat: Menjadi lokasi peluncuran nasional perdana pada 30 Oktober 2025 untuk 43.935 penerima dengan 878 ton beras dan 175 kL minyak goreng.

Kabupaten Pati, Jawa Tengah: Penyaluran dimulai akhir Oktober untuk 116.559 penerima.

Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat: Undangan dicetak sejak 19 Oktober, penyaluran dimulai 23 Oktober di Kantor Walinagari Sungai Tarab.

Kota Bandung, Jawa Barat: Penyaluran simbolis dilakukan 30 Oktober melalui Bulog Bandung.
Kota Kediri, Jawa Timur: Mulai 30 Oktober untuk 26.451 penerima manfaat.

Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah: Tahap pertama dimulai awal November untuk 23.027 penerima.

Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat: Penyaluran dimulai awal November menjangkau lebih dari 46 ribu penerima.

Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat: Awal November menjangkau 19.417 KPM.

Masing-masing daerah memiliki jadwal berbeda tergantung kesiapan Bulog dan pemerintah setempat. Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bantuan melalui kantor desa, kelurahan, atau Bulog terdekat.

Daerah yang Sudah Menerima BPNT dan BLTS Rp 900 Ribu

Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyalurkan BLTS Rp 900 ribu sebagai tambahan daya beli untuk akhir tahun. Berdasarkan pantauan di SIKS-NG Kemensos, sebagian besar daerah mulai mencairkan bantuan secara bertahap, di antaranya:

 

Wilayah Penerima BPNT dan BLTS:

Kabupaten Cianjur, Tasikmalaya, Grobogan, Lombok Timur, Tangerang, Nganjuk, Majalengka, Lampung Tengah, Subang, Demak, Purbalingga, Lampung Selatan, Banjarnegara, Pati, Sumedang, Medan, Lombok Tengah, Sampang, Blora, Lebak, Temanggung, Bangkalan, Palembang, Purworejo, Bandar Lampung, Lombok Barat, Langkat, Polewali Mandar, TTS, Buleleng, Batang, Bima, Parigi Moutong, Makassar, Kampar, Banyuasin, Muara Enim, Gorontalo, Asahan, Sambas, Maluku Tengah, Manggarai, Batam, Ogan Ilir, Pangandaran, Manggarai Timur, Tapanuli Tengah, Pringsewu, Lombok Utara, Manggarai Barat, Jeneponto, Lahat, Mataram, Agam, Sumbawa, Ende, Jambi, Sumba Timur, Padang, Musi Banyuasin, Padang Pariaman, Karangasem, Labuhan Batu, TTS Utara, Solok, Mandailing Natal, Luwu Utara, Indragiri Hilir, Sikka, Alor, dan OKU Selatan.

Wilayah Penyaluran Lewat Bank BNI (via Kartu KKS):

Kabupaten Bandung, Cirebon, Probolinggo, Malang, Indramayu, Sukabumi, Pemalang, Tuban, Kediri, Pasuruan, Magelang, Klaten, Bojonegoro, Bandung Barat, Lamongan, Bekasi, Jombang, Ngawi, Tasikmalaya, Tegal, Wonosobo, Bondowoso, Blitar, Kuningan, Sragen, Ponorogo, Gresik, Pamekasan, Wonogiri, Boyolali, Bandung, Tulungagung, Karanganyar, Mojokerto, Lumajang, Trenggalek, Deli Serdang, Kulonprogo, Sidoarjo, Tangerang, Pekalongan, Situbondo, Rembang, Madiun, Semarang, Pacitan, Magetan, Sukoharjo, Purwakarta, Bogor, Semarang, Kudus, Gowa, seluruh wilayah Jakarta, Depok, Surabaya, Serang, Malang, Majene, Tabanan, dan Yogyakarta.

Pemerintah menargetkan seluruh penyaluran selesai sebelum akhir November 2025. Program ini diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di triwulan keempat tahun ini, terutama menjelang akhir tahun.

Catatan: Pastikan Anda memeriksa undangan dari desa atau kelurahan masing-masing dan segera mencairkan bantuan dalam waktu yang ditentukan. Jangan sampai terlewat karena batas waktu pengambilan hanya 5 hari sejak distribusi dimulai. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan