JawaPos.com – Proses pemungutan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di luar negeri telah dilakukan di beberapa negara. Para warga negara Indonesia (WNI) dari berbagai kota di Polandia pun menempuh perjalanan yang memakan waktu berjam – jam untuk menuju Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Warsawa.
Mengutip Antara, pemungutan suara yang dilakukan di KBRI Warsawa pada Sabtu (10/20 tersebut diprioritaskan bagi Pemilih Tetap Luar Negeri (PTLN) untuk menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara).
Salah satu WNI yang tengah menempuh pendidikan S3 di Warsaw University of Life Sciences, Nugraha Akbar Nurrochmat, menuturkan, jika Pemilu 2024 di Polandia yang diikuti oleh banyaknya WNI yang antusias berjalan dengan tertib dan lancar.
Baca Juga: 3 Pakar Hukum Tata Negara Edukasi Kecurangan Pemilu Lewat Film 'Dirty Vote'
“Walaupun sedang di luar negeri namun semangat nasionalisme tetap harus dijaga. Salah satunya dengan ikut mencoblos,” katanya.
Tak hanya itu, Pemilu 2024 di Tokyo, Jepang juga telah berlangsung pada Minggu (11/2) di Sekolah Republik Indonesia Tokyo. Salah satu WNI di Jepang, Hidayat Polim, mengatakan, dirinya telah menggunakan hak suaranya di TPS agar merasakan pesta demokrasi Indonesia.
“Bisa langsung merasakan euforianya untuk Pemilu karena lima tahun sekali,” ujarnya.
Baca Juga: Ikuti Proyeksi Kenaikan Konsumsi, Pertamina Tambah Stok Gas LPG di Jawa Timur Jelang Pemilu 2024
Ia pun menuturkan untuk mengetahui profil para calon presiden dan wakil presiden mendapatkannya dari berita maupun debat.
Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Tokyo mencatat terdapat 29.434 WNI yang memiliki hak suaranya untuk memilih dalam Pemilu kali ini. PPLN Tokyo juga merekam terdapat 2.847 orang yang menggunakan haknya melalui TPS dan 26.587 melalui pos.
Sementara itu, pemungutan suara Pemilu 2024 di Dhaka, Bangladesh telah dilakukan pada Jumat (9/2). PPLN Dhaka mencatat terdapat 156 orang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap Luar Negeri (DPTLN). Selain itu, juga terdapat pemilih yang terdaftar dalam Pemilih Tambahan Luar negeri (DPTb-LN) sejumlah 38 orang dan Daftar Pemilih Khusus Luar Negeri (DPK-LN) sebanyak 38 orang.
PPLN Dhaka dalam Pemilu kali ini menggunakan dua cara, yaitu dengan memilih melalui pengiriman pos dan pemilihan langsung di Tempat Pemungutan Suara (TPS) KBRI Dhaka. PPLN Dhaka pun telah mengirim sebanyak 223 surat suara melalui pos kepada DPTLN di Bangladesh dan Nepal. Surat suara tersebut pun dikirimkan kembali ke PPLN Dhaka paling lambat Selasa (13/2).
“Total surat suara tercoblos sampai hari ini 357. Surat suara yg diterima 388. Dengan demikian, sudah 92 persen total surat suara yg dicoblos berdasarkan seluruh surat suara dari KPU dan 95 persen surat suara tercoblos berdasarkan DPTLN,” ujar Ketua PPLN Dhaka, Riky Sofyan.
Sementara, penghitungan suara akan dilakukan pada 15 – 22 Februari usai seluruh surat suara yang dikirimkan telah kembali kepada PPLN Dhaka.
Tak sekadar menjadi pesta demokrasi, ajang Pemilu 2024 di Dhaka tersebut juga diselenggarakan Bazzar Indonesia dan Gathering para WNI di Bangladesh dan Nepal. Pada momen tersebut berbagai kuliner, produk, dan kerajinan khas Indonesia disajikan oleh para diaspora Indonesia.