← Beranda

Ada Potensi Cuaca Ekstrem Saat Periode Libur Nataru, BMKG Imbau Masyarakat untuk Selalu Waspada

Hildaniar NovitasariMinggu, 24 Desember 2023 | 14.51 WIB
Citra Satelit Himawari Sabtu (23/12) (BMKG)

JawaPos.com – Memasuki periode libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi selama sepekan ke depan.

Dalam informasi yang diperoleh dari Antara, Minggu (24/12), Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengungkapkan, bahwa ada potensi hujan dengan intensitas lebat dan potensi suhu panas terik yang diperkirakan masih akan terjadi di sebagian wilayah Indonesia.

“Potensi hujan lebat dan suhu panas terik ini masih bisa terjadi karena dipicu oleh beberapa fenomena dinamika atmosfer,” jelas Guswanto dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (23/12).

Baca Juga: Prakiraan BMKG Cuaca 24 Desember di Jalur Libur Nataru, Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Sejumlah Daerah

Disebutkan bahwa, potensi hujan lebat masih terkonsentrasi di wilayah Pulau Sumatera dan Kalimantan Barat. Hal itu disebabkan sirkulasi angin di Laut China Selatan (LCS) masih menghambat aliran massa udara basah dari Asia ke wilayah Indonesia.

Secara tidak langsung sirkulasi angin di LCS tersebut turut memberikan dampak terhadap kurangnya potensi pertumbuhan awan di wilayah selatan ekuator.

Kurangnya tutupan awan mengakibatkan kondisi suhu cukup panas dan terik dengan kisaran suhu dapat mencapai 35 hingga 37 derajat celcius di siang hari.

Baca Juga: BMKG Minta Warga Waspadai Gelombang Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Indonesia

Kondisi itu diperkuat dengan adanya fase kering fenomena Madden Jullian Oscillation (MJO) pada sebagian wilayah Indonesia yang menjadi pemicunya.

BMKG memprediksi kondisi suhu terik pada siang hari masih akan terjadi hingga tiga hari ke depan di sebagian wilayah Jawa hingga Nusa Tenggara.

Sementara, untuk potensi hujan sedang hingga lebat yang diprediksi terjadi pada 23 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024, terjadi di sebagian wilayah  Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi,  Bengkulu,  Sumatera Selatan,  Kepulauan Bangka Belitung,  Lampung,  Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah,  Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah,  Sulawesi Selatan dan Papua.

Baca Juga: BMKG Sebut Adanya Potensi Cuaca Ekstrem selama Periode Natal dan Tahun Baru, Masyarakat Diminta Waspada

Perkiraan cuaca tersebut diketahui berdasarkan analisis potensi dinamika atmosfer dan adanya sinyal aktif fenomena gelombang Rossby di wilayah selatan ekuator dalam sepekan ke depan.

Tak hanya cuaca ekstrem, BMKG juga menyampaikan informasi tentang debu vulkanik yang berpotensi membahayakan aktivitas penerbangan.

Debu vulkanik itu bersumber dari Gunung Marapi di Sumatera Barat, Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Dukono dan Gunung Ibu di Maluku Utara, serta Gunung Lewotobi di Nusa Tenggara Timur. Disebutkan bahwa hingga saat ini beberapa gunung itu masih sering mengalami erupsi.

EDITOR: Nicolaus