JawaPos.com - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) baru saja memperbarui koleksi kata yang ternyata sering digunakan dalam keseharian. Bahasa Indonesia sendiri telah memiliki 120 ribuan lebih kata yang tercatat dalam statistik Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi VI Daring.
KBBI yang dapat diakses secara online tersebut selalu melakukan memperbarui atau memutakhirkan kata maupun arti kata dua kali setahun, yaitu pada April dan Oktober. Pemutakhiran kata di KBBI tersebut termasuk usulan yang diberikan oleh publik melalui website kbbi.kemdikbud.go.id.
Pada Oktober 2023, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbud) melakukan pemutakhiran sebanyak 1.202 kata atau frasa baru, 1.268 makna baru, dan mengubah makna sebanyak 3.068.
Baca Juga: Gugatan Batas Minimal Capres-Cawapres ke MK Ternyata Tak Ditandatangani Almas Tsaqibbirru
Pembaruan pada koleksi kata yang terdapat di KBBI juga memasukkan kata-kata yang sering kita gunakan dan dengar, seperti akamsi, cincai, dan curcol.
Akamsi
Akamsi merupakan akronim atau singkatan dari anak kampung sini. Dalam KBBI, akamsi diartikan sebagai sebutan orang yang berasal dari sebuah kampung atau sesuai dengan daerah asal orang tersebut.
Cincai
Cincai merupakan kata serapan dari bahasa Mandarin. Sebagai kata adjektiva atau kata yang menjelaskan, cincai berarti maklum, bisa diatur, dan terserah. Sementara itu, cincai juga dapat digunakan untuk kata kerja yang bermakna sepakat atau setuju.
Curol
Curcol ialah singkatan curhat colongan. Pada KBBI, kata ini memiliki makna curhat yang dilakukan bersamaan dengan hal lain yang tidak berhubungan secara langsung, tidak pada waktu dan tempat yang tepat, atau terjadi karena berkaitan dengan topik yang sedang dibicarakan.
Doksing
Doxing telah diserap menjadi bahasa Indonesia menjadi doksing. Doksing berarti kegiatan mencari, membongkar, dan mempublikasikan informasi pribadi seseorang di internet tanpa izin yang bersangkutan, biasanya dilakukan untuk tujuan yang tidak baik, seperti balas dendam atau memberi hukuman.
Jutek
Jutek diartikan judes dalam KBBI. Kedua kata ini dapat dimaknai suka membentak-bentak atau menyakiti hati orang.
Wagaysi
Wagasyi merupakan serapan kata sebuah camilan manis khas Jepang, wagashi. Camilan yang biasanya disantap bersama maca ini dibuat dengan berbagai bentuk, berbagai bahan, dan berbagai metode pembuatan.
Syoyu
Shoyu diserap dalam bahasa Indonesia menjadi syoyu. Syoyu merupakan kecap khas Jepang yang terbuat dari fermentasi kedelai dengan cita rasa sedikit asin dan rasa kedelai yang kuat.
Kanape
Makanan pembuka yang terdiri dari roti panggang atau biskuit kecil dan makanan asin seperti keju dan kaviar yang disebut canape telah diserap menjadi bahasa Indonesia menjadi kanape.
Jambalaya
Jambalaya ialah hidangan nasi yang dimasak dengan cara mencampur daging, sayuran, atau makanan laut dan rempah-rempah dalam satu panci yang dimasak hingga matang.
Kambatu
Kambatu ialah dendeng dari kerbau atau rusa yang berasal dari suku Tolaki di Sulawesi Tenggara.