JawaPos.com – Pada malam perayaan Hari Batik Nasional, Minggu (1/10), Cak Lontong berkesempatan tampil di hadapan presiden di Istana Merdeka.
Pada perayaan malam Hari Batik Nasional itu, Cak Lontong memaparkan fakta motif-motif batik yang terdapat dalam pecahan uang kertas dengan gaya komedi.
Sontak saja Presiden dan para undangan yang hadir dalam perayaan malam Hari Batik Nasional itu tertawa, mendengar pemaparan Cak Lontong dengan gaya komedinya.
Meskipun Cak Lontong bercanda, namun uang kertas terbaru Tahun Edar 2016 memang mengandung variasi motif batik khas daerah-daerah Indonesia.
Batik Gigi Balang pada Uang Pecahan 2000
Di sisi kanan bagian depan pecahan uang 2000 terdapat motif batik Gigi Galang seperti segitiga terbalik, yang berasal dari Betawi.
Motif ini mempunyai makna keberanian dan keuletan, di samping itu simbol dari motif ini juga mencerminkan pertahanan yang kuat dan berani.
Batik Burung Enggang pada Uang Pecahan 5000
Pada muka sisi kanan pecahan uang 5000, tepat di samping gambar pahlawan, terdapat motif batik Burung Enggang yang berasal dari Kalimantan Tengah.
Sekilas terlihat batik itu bermotif bunga, namun jika diperhatikan itu adalah potongan motif batik Burung Enggang, yang mencerminkan eratnya hubungan masyarakat adat Kalimantan dengan alam.
Batik Ukir Sentani pada Uang Pecahan 10.000
Pada sisi kanan bagian muka uang pecahan 10.000 terdapat motif batik Ukiran Sentani, bersebelahan dengan gambar tokoh yang mempopulerkan kata ‘Irian” yang berarti Ikut Republik Indonesia Anti Netherlands.
Motif Ukir Sentani ini merupakan perpaduan banyak motif yang bermakna persaudaraan meskipun berbeda-beda.
Batik Mega Mendung pada Uang Pecahan 50.000
Di sisi kanan bagian depan pecahan uang 2000 dan 50.000 terdapat motif Batik Mega Mendung, tepatnya di sisi kanan gambar pahlawan.
Motif Mega Mendung itu berasal dari Cirebon Jawa Barat, yang memiliki makna langit yang sedang mendung mempunyai tujuh gradasi makna sebagaimana langit mempunyai tujuh lapis.
Selain itu, motif Mega Mendung mengandung air untuk kehidupan bumi, warna biru muda untuk membri cahaya, dan motof gelombangg menyiratkan kehidupan penuh lika-liku.
Batik Sekar Jagad pada Uang Pecahan 100.000
Pada bagian depan sisi kanan uang pecahan 100.000 TE 2016, terdapat motif batik sekar jagad yang berasal dari Solo dan Yogyakarta.
Berdasarkan bahasa Jawa, sekar jagad berarti keberagaman dunia, ‘sekar’ berarti bunga dan ‘jagad’ berarti dunia. Motif ini memiliki spirit untuk melihat keberagaman dari kacamata keindahan.***