JawaPos.com - Muhammad Naufal Zidan dan Altafasalya Ardnika Basya memang memiliki hubungan sebagai senior junior di kampus. Namun, paman Zidan, Faiz, menyebut kalau Altafasalya sudah dianggap sebagai abang oleh keponakannya.
Dilansir dari Radar Depok (JawaPos Grup), Selasa (8/8), Faiz tidak menyangka pelaku tega menghabisi nyawa keponakannya di tempat kos pada Rabu (2/8).
"Saya juga bingung Altaf (pelaku pembunuhan) kenapa bisa sekeji itu. Padahal Altaf sudah dianggap seperti abangnya sendiri. Makanya saya juga nggak habis pikir kok tega gitu,"ujar Faiz dikutip JawaPos.com Selasa (8/8).
Seperti diketahui, AAB merampas nyawa korban dengan menggunakan pisau, korban mengalami luka tusukan di dada sebanyak sepuluh kali. Jenazah Zidan ditemukan dua hari kemudian usai dibunuh dengan kondisi terbungkus plastik sampah berwarna hitam.
Motif pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku AAB lantaran terlilit utang pinjaman online (pinjol) sebesar Rp 15 juta, dan mengalami kerugian investasi kripto mencapai Rp 80 juta.
Akibat perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan atau Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana maksimal pidana mati.