alexametrics

KNKT Belum Bisa Pastikan Apakah Ada Dua Pesawat Lion Air Bermasalah

31 Oktober 2018, 05:30:31 WIB

Jawapos.com – Presenter Conchita Caroline sempat membuat heboh. Dia mengatakan naik Lion Air Boeing 737 Max-8 dengan nomor registrasi PK-LQP sebelum pesawat itu jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Namun, belakangan dia mengklarifikasi kalau pesawat yang dinaikinya bukan PK-LQP.

Conchita mengatakan, pesawat yang ia tumpangi dari Denpasar, Bali ke Jakarta memiliki nomor penerbangan JT 033. Itu berarti, pesawatnya bukan yang teregistrasi PK-LQP. Sebab, pesawat yang jatuh di perairan Kawarang saat terbang dari Bali memiliki kode penerbangan JT 043. Lantas, dari Jakarta ke Pangkal Pinang memiliki kode JT-610.

“Jadi, pesawat yang gua naikin bukan JT 043 dan tapi JT 033,” kata Conchita melalui akun Instagramnya.

KNKT Belum Bisa Pastikan Apakah Ada Dua Pesawat Lion Air Bermasalah
Log book pesawat Lion Air PK-LQP dari Denpasar, Bali menuju Jakarta yang dinyatakan laik terbang. (Istimewa)

Kendati begitu, ia menekankan bahwa pengalaman yang dialami dan para penumpang, sama sekali bukan hoaks atau melebih-lebihkan.  “Meskipun pesawat gue salah tapi peristiwa di pesawat JT 033 pada penerbangan malam itu memang betul adanya. Jadi bukan hanya penumpang JT 043 saja yang komplain di IG Story tapi JT 033 juga,” kata dia.

Sebelumnya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) membenarkan bahwa pesawat yang jatuh pada Senin pagi (29/10) adalah pesawat yang ditumpangi presenter Conchita. Saat itu, Investigator Kecelakaan Penerbangan KNKT Ony Soerjo Wibowo menyebutkan adanya laporan masalah pesawat Boeing 737-Max 8 PK-LQP. Namun, terjadi misinformasi. Sebab, presenter itu sebelumnya dengan yakin mengatakan telah naik pesawat yang sama yakni PK-LQP. 

Lebih lanjut Ony mengatakan, apa yang tertulis dalam log book dan beredar luas adalah benar milik pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Karawang. Namun, pihaknya belum bisa menjabarkan apa masalah yang terjadi.

Dia hanya bisa memastikan seluruh data, baik catatan riwayat atau log book pesawat, rekaman percakapan, data penumpang dan data-data lainnya sudah dikantongi KNKT. Begitu juga dengan data-data yang beredar di media sosial. Ony mengatakan, KNKT sudah memiliki tim cyber untuk memverifikasinya ke maskapai, bandara termasuk ke BMKG.

“Kami punya tim khusus seperti tim cyber, (yang kemudian disebut) Kominfo. Kami punya tim untuk verifikasi karena itu sudah tanggung jawab KNKT. kami juga verifikasi semua data itu ke Lion. Secara formal sudah data itulah yang valid,” jelasnya.

Jika Conchita mengakui pesawat JT-033 bermasalah, lalu KNKT membenarkan JT-043 juga bermasalah, apakah itu ada dua pesawat Lion Air bermasalah pada malam sebelum Lion Air tujuan Jakarta-Pangkal Pinang jatuh? Ony tidak bisa berspekulasi.

Yang jelas, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada seluruh pesawat Boeing 737 sejenis milik Lion Air Grup hingga periode satu bulan sebelum kejadian. Dengan cara itu, nantinya KNKT dapat mengetahui pola operasi pesawat yang baru terbang perdana pada 15 Agustus itu.

“Pokoknya, data yang termasuk laporan catatan riwayat (log book) sebelum kejadian sudah masuk. Termasuk yang pesawat malam sebelum kejadian, seminggu dan sebulan sebelumnya juga diperiksa,” kata Ony saat dihubungi Jawapos.com, Selasa (30/10).

“Teknisnya, fokus utama pada pesawat yang kejadian dulu. Dari sisi KNKT, kami tidak ingin berat sebelah. Kami membandingkan pesawat (sejenis) lainnya,” terangnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : (uji/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
KNKT Belum Bisa Pastikan Apakah Ada Dua Pesawat Lion Air Bermasalah