alexametrics

Butuh Satu Tahun Ungkap Penyebab Jatuhnya Lion Air di Karawang

31 Oktober 2018, 10:04:27 WIB

JawaPos.com – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkapkan perlu waktu lebih dari satu tahun untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat Lion Air registrasi PK-LQP di Perairan Tanjung Pakis, Karawang, Senin (29/10). Jangka waktu tersebut diluar masa pencarian kotak hitam atau blackbox.

“(Butuh waktu) Satu tahun. Itupun kalau tidak diperlukan manufaktur di Amerika. Yang biasanya memerlukan waktu lebih lama,” kata Investigator Kecelakaan Penerbangan KNKT Ony Soerjo Wibowo di Jakarta, Selasa (30/10).

Ony menjelaskan proses yang memakan waktu lama dalam mencari penyebab kecelakaan adalah menganalisis datanya. Prosesnya adalah setelah blackbox ditemukan, pihak KNKT lalu membaca data yang ada di dalam blackbox tersebut. Waktu yang diperlukan untuk membaca data paling lama dua jam.

Butuh Satu Tahun Ungkap Penyebab Jatuhnya Lion Air di Karawang

“Baca data cukup cepat, untuk download data sebetulnya cepat. CVR (Cockpit Voice Recorder) teknologi terkini itu 2 jam. Kalau alatnya sesuai kurang lebih satu jam. Kalau tidak sesuai kita perlu download data dari blackbox selama dua jam secara penuh,” ujarnya.

Selanjutnya, KNKT melakukan analisis, evaluasi serta membandingkan data-data di blackbox dengan data lain sehingga memakan waktu lama. “Dengan sangat menyesal tidak mungkin dalam waktu dekat,” katanya.

Dia mengatakan dalam lingkup internasional pun juga dilakukan proses penyesuaian data mengenai sensor dan semua yang menyangkut spesifikasi akan diperiksa satu per satu. Seperti yang dilakukan pada pesawat AirAsia jenis airbus yang jatuh 2014 lalu.

“CVR dari cuma empat channel. Kita mendengarkan seperti di studio musik tapi untuk FDR data yang terakhir biasanya pesawat terbaru diatas 2015 mungkin 1.400 parameter. AirAsia, kemarin jumlahnya 1.400 parameter jenisnya airbus, pesawat ini generasinya sama dengan Boeing 737 max-8. Pesawat ini generasinya sama dengan airbus kemungkinan parameternya sama, apakah sesuai dengan spek aslinya sensornya bekerja dengan baik sampai kita liat seluruh profil yang ada,” jelasnya.

Ia mengatakan lembaga internasional memberikan waktu satu tahun untuk menyelidiki penyebab kecelakaan, akan tetapi dalam jangka waktu satu bulan KNKT diwajibkan membuat preliminary report yang berisi apa saja yang didapatkan dalam proses investigasi ini.

“Kita usaha semaksimal mungkin mengumpulkan. Satu bulan kita kumpulkan data yang ada. Seluruh pihak terkait kita hubungi dan kolek datanya. Preliminary report. Setelah itu kita dapat data pilot, kondisi cuaca, bentuk serpihannya, itu yang nanti akan ditemukan,” tuturnya.

Editor : Saugi Riyandi

Reporter : (uji/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Butuh Satu Tahun Ungkap Penyebab Jatuhnya Lion Air di Karawang