alexametrics

Gotong-royong Jadi Kontribusi Terbesar Penanganan Pandemi

31 Agustus 2021, 09:58:37 WIB

JawaPos.com – Indonesia telah ditakdirkan akrab dengan bencana karena dikenal dengan wilayah cincin api atau ring of fire, oleh karenanya Ibu Pertiwi akan selalu berdampingan dengan bencana. Kini ditambah dengan bencana non-alam berupa pandemi Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut, kolaborasi multipihak menjadi kunci dalam menghadapi berbagai bencana di Indonesia. Termasuk bencana non alam yang tengah dihadapi hampir seluruh dunia.

Kata Muhadjir, pemerintah tidak akan bisa menghadapi persoalan bencana sendirian. Karena itu, keterlibatan pentahelix yang terdiri dari pemerintah, sektor swasta, perguruan tinggi, civil society dan media massa menjadi sangat penting dalam penanganan bencana dan pandemi Covid-19.

“Pentahelix saat ini telah menunjukan peran yang luar biasa. Keterlibatan akan terus diharapkan lebih meningkat di masa yang akan datang. Termasuk memperkuat hubungan pentahelix dalam penanganan bencana,” sambung dia.

Ia mengatakan, bangsa Indonesia punya prinsip semangat gotong royong dan ini merupakan keunggulan yang tidak dimiliki bangsa-bangsa lain di dunia. Gotong royong dari mereka yang berada di luar pemerintahan sangat berperan penting dalam penanganan pandemi Covid-19.

Bahkan, kontribusi dari kelompok-kelompok strategis di luar pemerintah mengambil peran sebesar 70 persen dari penanganan Covid-19 di Indonesia. “Baik sumbangan fisik, pikiran, tenaga, harta benda yang dikeluarkan oleh kelompok-kelompok strategis di luar negara itu saya kira sharenya di atas 70 persen,” kata Muhadjir.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads