alexametrics

Happy Bone: Golkar Taat Konstitusi Soal Jabatan Presiden dan Wapres

31 Mei 2018, 20:10:27 WIB

JawaPos.com – Partai Golkar bakal taat pada konstitusi terkait jabatan presiden dan wakil presiden. Yakni, menjabat maksimal dua periode baik berturut-turut atau tidak. Hal itu ditegaskan Ketua Korbid DPP Partai Golkar Happy Bone Zulkarnain.

“Sikap Golkar dalam hal ini sesuai dengan konstitusi kita,” kata Happy Bone di Jakarta, Kamis (31/6).

Dia menegaskan, Golkar taat terhadap UUD 1945 pasal 7 yang mengatur lama masa jabatan untuk presiden dan wakil presiden maksimal dua periode, baik itu berturut-turut ataupun tidak.

Pernyataan Happy Bone menanggapi adanya uji materi terhadap pasal 169 UU Pemilu yang membatasi masa jabatan presiden dua periode namun tidak mengatur frasa berturut-turut.

Tidak adanya frasa berturut-turut dianggap sejumlah pihak dapat menjadi celah bahwa presiden dan wapres meskipun sudah menjabat dua kali, namun jika tidak secara berturut-turut, dapat kembali mencalonkan diri untuk ketiga kalinya.

Menurut Happy, keinginan beberapa pihak yang mengajukan uji materi ke MK adalah sah-sah saja. Namun dia mengatakan secara umum, pembatasan masa jabatan presiden dua periode mimiliki maksud.

Salah satunya untuk terciptanya regenerasi kepemimpinan serta untuk memberikan kekuasaan yang tidak melebihi waktu dan kapasitasnya.

“Hingga saat ini ditentukanlah dua periode. Ketentuan itu merupakan amanat reformasi yang sudah inkrah, dan sudah berlaku sekian lama agar terjadi regenerasi kepemimpinan negara yang sehat,” kata Happy.

Happy juga menanggapi keinginan sejumlah yang ingin Wapres Jusuf Kalla kembali maju mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019. Menurutnya, JK telah menyampaikan berkali-kali bahwa dirinya ingin beristirahat karena telah dua kali menjadi wapres.

Sementara itu, Happy menganggap wajar adanya dorongan akar rumput Golkar terhadap Ketua Umum Airlangga Hartarto untuk maju mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. Menurutnya, hal tersebut wajar karena Golkar merupakan partai pemilik 91 kursi parlemen sehingga cukup dominan.

Sebagai Ketua Umum Golkar, kata dia, Airlangga layak dan pantas menjadi Wakil Presiden mendampingi Jokowi. “Saya melihat semakin hari chemistry semakin bersenyawa,” ujar Happy.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : (yuz/jpg/JPC)

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads
Happy Bone: Golkar Taat Konstitusi Soal Jabatan Presiden dan Wapres