alexametrics

PPATK Awasi Transaksi Keuangan Kripto dan NFT

31 Januari 2022, 20:43:31 WIB

JawaPos.com – Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana mengatakan, pihaknya bersama dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappeti) akan melakukan pengawasan terhadap transaksi menggunakan kripto dan non-fungible token (NFT). Hal ini perlu dilakukan karena transaksi aset kripto dan NFT sangat rawan dengan tindak pindana pencucian uang.

“PPATK akan melakukan pengawasan kepatuhan bersama join audit terhadap calon perdagangan fisik aset kripto pada tahun 2022 ini. Pelaksanaan joint audit tersebut untuk mengawasi kepatuhan dan memastikan masing-masing exchanger virtual currency sudah menerapkan lima pilar Bappeti,” ujar Ivan dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Senin (31/1).

Ivan mengatakan, pihaknya sudah berkomitmen untuk mengawasi segala bentuk transaksi virtual. Sehingga hal ini merupakan tantangan baru dari lembaga yang ia pimpin.

“Ini tantangan yang sepenuhnya baru bagi kita dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang. Salah satu respons untuk memitigasi risiko dan ancaman dari emergent technology seperti perdagangan fisik aset kripto,” katanya.

PPATK sudah melakukan riset independen dan riset internasional bekerja sama dengan 12 negara di Asia, seperti Australia dan New Zealand terkait transaksi kripto. Menurut Ivan, terdapat dua masalah dalam transaksi kripto. Pertama adalah adanya transaksi dari uang yang berasal dari tindak pidana.

“Lalu kemudian risiko yang paling berat adalah tidak adanya underlying dari penentuan harga sehingga ketika satu kolaps, semuanya kolaps di dalam situ,” ungkapnya.

Ivan menuturkan, metode pembayaran baru di dunia virtual menjadi perhatian serius semua negara termasuk Indonesia. Apalagi metode pembayaran ini sangat cepat mengikuti perkembangan teknologi.

“Penggunaan teknologi seperti virtual currency, non-fungible token atau dikenal NFT, peer to peer lending telah memberikan tantangan baru bagi kami dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang,” pungasnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads