alexametrics

Lion Air JT-610 Meledak di Udara? Begini kata Basarnas

30 Oktober 2018, 21:07:23 WIB

JawaPos.com – Hingga memasuki hari ketiga operasi evakuasi Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, badan pesawat naas tersebut belum juga ditemukan. Padahal, sejumlah potongan Boeing yang baru mengudara sekitar 800 jam itu sudah berhasil diangkat ke permukaan.

Lantas kemudian muncul desas-desus bahwa pesawat itu meledak di udara, sehingga terpecah menjadi beberapa bagian. Namun, Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto masih membantahnya.

evakuasi korban Lion Air
Infografis evakuasi korban dan black box Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang. (Kokoh/JawaPos.com)

Saat ini Basarnas enggan berspekulasi tentang penyebab pecahnya pesawat Lion Air JT-610. Tim SAR gabungan hanya fokus mencari korban dan badan pesawat yang masih hilang.

“Kami tak perlu berandai-andai dulu (soal pesawat pecah, Red). Yang penting mencari dulu dan mengevakuasi. Kita pastikan dengan alat-alat yang kami punyai,” kata Budi di kantor Basarnas Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (30/10).

Lebih lanjut, Budi memastikan bahwa sejauh ini tim SAR gabungan bekerja maksimal dalam proses evakuasi ini. Operasi pencarian Lion Air JT-610 dipastikan akan terus berlanjut hingga tuntas.

“Kita kerja all out, keluarkan segala daya dan upaya.  Kita juga bersinergi dengan TNI-Polri,” tegasnya.

Sementara itu, dipastikan sejumlah kendala juga tak banyak ditemui oleh tim SAR gabungan. Sehingga proses evakuasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 bisa berjalan maksimal.

“Kendala yang berarti tidak ada (kendala, Red). Mungkin hanya cuaca dan jarak pandang yang terbatas karena lumpur. Untuk malam kami laksanakan tugas kami selama 24 jam sesuai instruksi Presiden,” tandas Budi. sabik

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : (sat/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Lion Air JT-610 Meledak di Udara? Begini kata Basarnas