alexametrics

KNKT: Kalau Meledak di Udara Sebarannya Luas, Ini Cuma Satu Titik

30 Oktober 2018, 11:30:57 WIB

JawaPos.com – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memastikan pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, tidak meledak udara. Hal ini mengkonfirmasi adanya kabar bahwa pesawat tersebut meledak sebelum jatuh, sehingga ditemukan puing-puing pesawat yang berserakan di laut.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menduga pesawat Lion Air JT610 itu hancur saat jatuh membentur permukaan air di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

“Pesawat tidak meledak di udara karena serpihan pesawat tidak menyebar jauh dari titik jatuhnya pesawat,” jelas Soerjanto dikutip dari web resmi Sekretariat Kabinet, Selasa (30/10).

KNKT: Kalau Meledak di Udara Sebarannya Luas, Ini Cuma Satu Titik
Infografis jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. (Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)

Menurut Soerjanto, benturan pesawat dan permukaan air memberikan dampak kerusakan yang sangat besar. Hal ini yang membuat sejumlah potongan tubuh ditemukan di sekitar titik jatuhnya pesawat.

“Kalau pecah di udara, sebarannya berkilo-kilo (meter). Tapi, ini kan cuma di titik itu saja,” ungkapnya.

Saat ini seluruh pemangku kepentingan terkait tengah fokus pada pencarian korban serta bangkai pesawat. “Jadi kami konsentrasi kepada pencarian korban dan pertolongan karena tahap awal ini adalah paling penting adalah pencarian korban,” kata Soerjanto dalam keterangan pers di Posko Crisis Center, Terminal I Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Senin (29/10) malam.

Setelah seluruh proses evakuasi selesai, lanjut Soerjanto, KNKT akan fokus mencari penyebab kecelakaan Lion Air JT-610. Untuk diketahui, pesawat ini terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten menuju Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Senin (29/10) pagi.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (uji/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
KNKT: Kalau Meledak di Udara Sebarannya Luas, Ini Cuma Satu Titik