alexametrics
KPK OTT Bupati Probolinggo

Novel Baswedan: Raja OTT yang Disingkirkan Firli Cs Ikut Turun Tangan

Novel Sindir SK Penonjoban Tak Dicabut
30 Agustus 2021, 10:57:32 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya kembali melakukan giat operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (30/8). Operasi kedap ini diduga meringkus Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin yang merupakan Anggota DPR RI Fraksi Nasdem.

Penyidik senior KPK Novel Baswedan mengomentari giat penindakan tersebut. Sebab sudah empat bulan lamanya, KPK tidak melakukan operasi tangkap tangan (OTT) setelah giat OTT pada 10 Mei 2021 lalu yang menjerat Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. Terlebih OTT kali ini juga dikabarkan di bawah kepemimpinan Satgas Penyelidik Harun Al Rasyid.

“Setelah sekitar empat bulan KPK nggak bisa OTT, akhirnya Raja OTT (Harun Al Rasyid) yang tidak diluluskan TWK untuk disingkirkan dari KPK turun tangan untuk bisa dilakukan OTT,” kata Novel, Senin (30/8).

Pegawai KPK nonaktif ini menyayangkan langkah Pimpinan KPK di bawah komando Firli Bahuri yang ingin menyingkirkan 57 pegawai yang gagal asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Sebab hingga kini, dinonaktifkan dengan alasan tidak bisa lagi dibina.

“Sangat disayangkan langkah dan sikap pimpinan yang tidak mau mencabut SK 652 dan membuat skandal penyingkiran pegawai KPK, sehingga membuat KPK terhambat untuk bekerja dengan baik,” cetus Novel.

Senada juga disampaikan oleh pegawai KPK nonaktif, Rieswin Rachwel. Dia mengakui, OTT tersebut merupakan kerja keras timnya di bawah kepemimpinan Satgas Penyelidik Harun Al Rasyid.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads