alexametrics

Gus Jazil Minta Kaum Santri Mahir di Bidang Politik dan Ekonomi

30 Juni 2020, 22:48:01 WIB

JawaPos.com – Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mendorng semua santri dan santriwati untuk menunjukan peran dan kepeloporannya di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, wabah ini telah banyak menyebabkan krisis di segala lini kehidupan.

“Kami mendorong agar para santri menjadi pelopor dalam melawan pandemi. Para santri harus bergotong royong dan turun ke lapangan untuk peduli pada penanggulangan Covid-19,” ujar Politikus PKB yang biasa disapa Gus Jazil itu.

Melibatkan santri untuk mencegah penularan Covid-19 diakui oleh pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu sangat strategis sebab santri jumlahnya melimpah. “Kaum santri mayoritas di negeri ini,” tuturnya.

Menurutnya, dengan jumlah yang lebih itulah Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu mengajak kaum santri untuk menunjukan dan membuktikan kepeloporan dan kepemimpinannya.

“Ayo para santri, kita tunjukkan kepemimpinan kalian untuk menghadapi krisis multidimensi yang sudah terbentang di depan mata,” ujarnya.

Dalam kondisi yang serba sulit, dampak dari pandemi Covid-19, menurut alumni PMII itu kaum santri harus bangkit. Dengan menjalin gotong royong dengan kelompok masyarakat lain diharapkan mampu mengatasi keadaan masyarakat yang sedang kesusahan.

“Kita tingkatkan solidaritas dan kegotong royongan agar terwujud baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujarnya.

Gus Jazil juga mengimbau, agar kaum santri tidak berpangku tangan tetapi terjun ke lapangan dan mengambil peran kepeloporan di segala bidang. “Tidak hanya bisa berdakwah tetapi juga mahir dalam bidang politik dan ekonomi,” ucapnya.

Diungkapkannya, pada era kolonial, santri berjuang di medan pertempuran. Bukti besarnya peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa, pemerintah menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri. Tak hanya berhenti di situ peran santri. Pada masa era reformasi perjuangan santri ditandai dengan terpilihnya tokoh dari pesantren, Gus Dur, menjadi Presiden.

“Sekarang KH Maruf Amin menjadi Wakil Presiden,” ujarnya.

 

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : ARM



Close Ads