alexametrics

Mudik Pakai Motor? Simak Pesan Kapolda Metro Agar Selamat di Jalan

30 Mei 2019, 12:00:55 WIB

JawaPos.com – Moda transportasi sepeda motor masih menjadi primadona bagi sebagian pemudik yang akan kembali ke kampung halaman. Selain, hemat biaya perjalanan, kendaraan roda dua ini juga bisa menembus kemacetan cukup efektif. Namun, resiko kecelakaan sepeda motor jauh lebih tinggi dari kendaraan lainnya.

Oleh karena itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy berharap masyarakat tidak mudik menggunakan sepeda motor. Dia lebih senang melihat warga mudik menggunakan transportasi umum maupun mengikuti program mudik gratis.

“Tentunya yang pertama kita meminimalisir tidak menggunakan sepeda motor,” ujar Gatot di lapangan Monas Jakarta Pusat, Kamis (30/5).

Namun, apabila ada pemudik yang memaksakan menggunakan sepeda motor, Gatot mengingatkan beberapa hal untuk menghindari kecelakaan lalu lintas. Pertama yaitu, sepeda motor digunakan sesuai dengan batas maksimum penumpang yakni 2 orang.

“Jangan 1 sepeda motor dinaiki 5 orang, ini berbahaya terhadap keamanannya,” jelasnya. Oleh sebab itu pemudik yang mebawa anak sebaiknya tidak memaksakan diri menggunakan sepeda motor karena akan melebihi kapasitas maksimal penumpang.

Selain itu, pemudik sepeda motor juga dihimbau untuk memperhatikan stamina tubuhnya. Dalam kondisi lelah sebaiknya tidak memaksakan diri. Lebih baik menepi dan mencari tempat istirahat.

“Kalau ngantuk berhenti, jangan dipaksakan ini akan menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” ucap Gatot.

Gatot menjelaskan, selama musim mudik dan arus balik, sudah banyak disediakan rest area sepanjang jalur yang dilewati pemudik. Oleh karena itu sebaiknya dimanfaatkan oleh pemudik. Bagi yang mengalami gangguan kesehatan di perjalanan juga supaya segera mencari posko kesehatan yang telah disediakan.

Terakhir Gatot mengingatkan agar pemudik sepeda motor tidak memacu kecepatan kendaraannya dengan tinggi. Karena pada musim mudik dan arus balik jalanan akan dipadati kendaraan, dikhawatirkan jika kecepatan terlalu tinggi bisa membahayakan perjalanan.

“Kalau terpaksa menggunakan sepeda motor jangan ngebut, kemudian jarak tertentu berhenti hilangkan capek,” pungkasnya.s

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua