JawaPos Radar | Iklan Jitu

Menko PMK Ingin Kurikulum Islam Moderat Diajarkan Sejak di Bangku SD

30 April 2018, 00:28:48 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Puan Maharani
Menko PMK Puan Maharani saat hadir dalam acara silaturahmi dengan Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia dan PB Mathla’ul Anwar, di Perguruan Mathla’ul Anwar, Menes, Pandeglang, Banten, Minggu (29/4). (JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Lembaga-lembaga pendidikan Islam yang tersebar di seluruh negeri ini diharapkan bisa terus menyebarkan pemikiran yang Rahmatan lil Alamin, santun, moderat, dan toleran. Harapan itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani.

Puan menyampaikan hal itu saat bersilaturahim dengan Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia dan PB Mathla’ul Anwar, di Perguruan Mathla’ul Anwar, Menes, Pandeglang, Banten, Minggu (29/4).

"Saya mengapresiasi kiprah PB Mathla’ul Anwar yang berkontribusi memajukan pendidikan Islam dan senantiasa menyampaikan dakwah dengan moderat, santun. serta mengedepankan toleransi," ungkap Menko perempuan termuda tersebut melalui keterangan tertulisnya pada JawaPos.com. 

Ajaran yang selama ini dikembangkan para sesepuh dan pendiri Mathla'ul Anwar, kata Puan, hendaknya terus dijaga oleh pelajar dan mahasiswa yang menimba ilmu di Mathla’ul Anwar yang sudah berdiri sejak 1916.

Lebih lanjut, Menko Puan pun mengaku tersanjung kedatangannya disambut tulus para tokoh dan pelajar Mathla'ul Anwar. "Atas nama pemerintahan Presiden Joko Widodo, saya mengucapkan  terima kasih karena peran Mathla'ul Anwar dalam mendidik calon pemimpin bangsa," ujarnya.

Pada kesempatan ini, Menko Puan menceritakan pengalamannya menemui Grand Sheikh Al Azhar Ahmad Mohammad Tayeb, di Mesir. Dia menyampaikan dibahasnya potensi kerja sama riil untuk membangun Islam moderat dan meminimalisasi Islam radikal melalui pengembangan kurikulum di Al Azhar serta pendidikan bagi calon dai.

Menurut Puan, Mathla’ul Anwar juga berperan dalam pengembangan kurikulum Islam moderat. "Kita perlu mengembangkan kurikulum Islam yang moderat di Indonesia, dimulai sejak SD hingga Perguruan Tinggi,” ucap Puan.

Diketahui, saat kunjungan kerja ke Mathla'ul Anwar, Puan juga sekaligus menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Mathla’ul Anwar dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Harapannya, dapat mempercepat upaya bersama membangun kemajuan masyarakat di Indonesia.

Sebelumnya Menko Puan sempat membagikan sejumlah bantuan sosial pemerintah kepada masyarakat Pandeglang, di antaranya, KIP ATM kepada 250 anak dan KIP kepada 50 anak, 95 paket tas sekolah dengan perlengkapannya, PKH kepada 100 orang, 60 kitab suci Al Quran sebanyak, 10 kitab suci Al Quran braille, serta 100 paket peralatan ibadah untuk anak-anak.

Hadir juga dalam acara tersebut, Mendikbud Muhajir Effendy, Wakapolri yang juga menjabat Wakil Ketua Umum DMI Komjen Syafruddin, Gubernur Provinsi Banten Wahidin Halim, Bupati Pandeglang Irna Narulita, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, dan Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar KH Achmad Sadeli Karim.

(jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up