alexametrics

Yasonna: Pandemi Paksa Kita untuk Bekerja dan Berpikir Extra Ordinary

29 Desember 2021, 12:42:12 WIB

JawaPos.com – Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly, menekankan pentingnya transformasi digital untuk merespons berbagai tantangan yang muncul akibat pandemi Covid-19. Menurut Yasonna, era pandemi Covid-19 memaksa bekerja dan berpikir extra ordinary.

“Era pandemi ini memaksa kita untuk bekerja dan berpikir extra ordinary dengan menerapkan pembiasaan baru yaitu pola kerja new normal,” kata Yasonna saat dalam Refleksi Akhir Tahun 2021 Kementerian Hukum dan HAM, Rabu (29/12).

Yasonna menyampaikan, sepanjang 2021 Kemenkumham telah melakukan transformasi digital ke semua lini layanan publik dan administrasi perkantoran. Hal ini sebagai solusi di tengah kondisi yang penuh dengan tantangan akibat pandemi.

“Tujuan kita melakukan transformasi digital adalah untuk merespons cepat situasi kondisi yang muncul akibat dampak Covid-19 ini, salah satunya adalah kondisi menurunnya tingkat perekonomian masyarakat,” ujar Yasonna.

Guna mendukung pemulihan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro dan kecil agar memiliki daya saing, lanjut Yasonna, Kemenkumham mengeluarkan inovasi aplikasi perseroan perorangan untuk memudahkan berusaha secara perorangan dalam membuka usaha/investasi dan mendukung pemulihan ekonomi nasional.

“Kita juga melakukan perbaruan sistem pada pusat data nasional kekayaan intelektual komunal (KIK) untuk perlindungan kekayaan intelektual di Indonesia,” ungkapnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini: