alexametrics

Masuknya Varian Omicron ke RI jadi Sinyal Karantina Harus Lebih Ketat

29 Desember 2021, 17:27:00 WIB

JawaPos.com – Sebanyak 47 kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia, sebagian besar terdeteksi di pintu masuk internasional atau di lokasi karantina. Artinya, karantina efektif dalam menyaring dan mendeteksi varian Omicron.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa semua pelaku perjalanan luar negeri yang melakukan karantina di Wisma Atlet telah menjalankan karantina sesuai prosedur. Karantina diklaim efektif mencegah penularan lokal Covid-19 di masyarakat.

“Para pelaku perjalanan tidak diperbolehkan untuk keluar jika belum dinyatakan negatif pada exit test,” tegas Prof Wiku dalam agenda keterangan virtual, Selasa (28/12) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Ketegasan ini menurutnya diberlakuan pada semua fasilitas karantina yang ada di Indonesia. Seluruh pelaku perjalanan wajib menjalankan karantina sesuai kebijakan yang berlaku dimanapun karantina dilakukan.

“Saat ini fokus pemerintah ialah melakukan evaluasi berkelanjutan terkait pengawasan karantina sesuai SE Satgas yang berlaku,” lanjutnya.

Di samping itu, adanya kasus Omicron di Indonesia membuat pemerintah mengetatkan pengawasan di pintu-pintu masuk kedatangan luar negeri. Utamanya kedatangan dari negara-negara yang tingkat kasus Omicron-nya terdeteksi tinggi.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Marieska Harya Virdhani, ARM

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads