alexametrics

KPK Ultah ke-16, ICW Masih Berharap Jokowi Terbitkan Perppu

29 Desember 2019, 18:11:27 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu (29/12) tepat berusia 16 tahun. Namun bagi Indonesia Corruption Watch (ICW), pad usia yang sudah makin berumur itu, KPK malah dirundung duka, karena berhasil dilumpuhkan oleh Pemerintah dan DPR.

“KPK diisi oleh lima pimpinan terburuk sepanjang sejarah antirauah dan UU Nomor 19 tahun 2019 adalah regulasi yang pasti akan membahayakan KPK pada masa yang akan datang, salah satunya terkait dengan dewan pengawas dan juga Perpres,” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana di kantornya, Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Minggu (29/12).

Kurnia menyampaikan, Presiden Joko Widodo tengah berupaya membangun narasi orang baik di dalam sebuah sistem kepemimpinan KPK jilid V. Padahal, lanjut Kurnia, pimpinan KPK saat ini terdapat seorang pelanggar etik.

“Jadi orang-orang baik ini merasa seakan-akan tidak terjadi masalah dan mereka minta harus diapressiasi, tapi kita pandang justru sebaliknya,” ucap Kurnia.

Terlebih adanya Dewan Pengawas KPK, kata Kurnia, ini tentu akan membahayakan proses penindakan KPK. Hal ini termaktub dalam UU Nomor 19 Tahun 2019.

“Hadirnya dewan pengawas itu justru akan membahayakan KPK, karena proses penindakan tetap akan berjalan lamban dengan hadirnya UU Nomor 19 tahun 2019,” jelasnya.

Oleh karena itu, hingga kini ICW masih mengharapkan agar Presiden Joko Widodo dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu). Hal ini untuk membatalkan seluruhnya UU KPK hasil revisi.

“Kita sampai hari ini masih berharap Presiden menerbitkan Perppu walaupun kita menyadari kontekstualnya tidak akan mungkin terjadi, karena banyak sekali alasan yang diucapkan oleh istana yang tidak masuk akal,” pungkasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan


Close Ads