alexametrics

Antisipasi Covid-19 Omicron, Luhut Anggap Lockdown Tak Efektif

29 November 2021, 09:15:07 WIB

JawaPos.com – Pemerintah memutuskan untuk melakukan pelarangan dan pengetatan pintu masuk dari jalur udara. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya varian Covid-19 Omicron ke Tanah Air.

Saat ini pemerintah telah memutuskan untuk melarang masuk WNA yang memiliki riwayat perjalanan selama 14 hari terakhir ke negara yang terkonfirmasi varian Omicron, yakni Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia dan Hongkong.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan pun menjelaskan, kenapa hanya melakukan pelarangan masuk dan pengetatan saja, bukan lockdown. Kata dia, itu tidak efektif.

“Dari pengalaman kita, kami juga sepakat kita sudah jauh lebih canggih daripada kejadian lalu, kita mengawasi dengan cermat, saya kira sudah cukup bagus, jadi kita mencari keseimbangan, ekuilibrium, karena lockdown itu juga tidak menyelesaikan masalah,” terang dia dalam telekonferensi pers, Minggu (28/11) malam.

Berkaca dari negara lain yang melakukan lockdown, justru membuat negara tersebut ‘mati kutu’ atau tidak dapat berbuat banyak dalam menangani pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah mengambil kebijakan yang tetap memberikan kelonggaran.

“Kita lihat banyak negara yang melakukan lockdown malah dapat serangan lebih banyak, kita yang melakukan pendekatan seperti PPKM itu masih lebih baik,” imbuhnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads