JawaPos Radar | Iklan Jitu

Gerilya di Pedalaman Lampung, Ketua MPR Gencar Sebar Pesan Damai

29 November 2018, 16:09:22 WIB
Zulkifli Hasan
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan tak pernah bosan untuk mengajak masyarakat untuk bisa saling menyayangi, serta menghormati. Karena bangsa ini sedang masuk dalam tahun politik. Tujuanya agar bangsa ini tetap damai dan tidak gaduh. (MPR)
Share this

JawaPos.com - Untuk kesekian kalinya, Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan tak pernah bosan untuk mengajak masyarakat untuk bisa saling menyayangi, serta menghormati. Karena bangsa ini sedang masuk dalam tahun politik. Tujuanya agar bangsa ini tetap damai dan tidak gaduh.

Ajakan itu disampaikannya dalam kunjungan kerja dan acara Temu Tokoh, serta Sosialisasi Empat Pilar MPR di beberapa wilayah Provinsi Lampung meliputi Kecamatan Terbanggi Besar, Kecamatan Gunung Sugih Lampung Tengah, dan Kota Metro Lampung.

Acara yang digelar Rabu, (28/11/2018) itu menurut Zulkifli juga bertujuan untuk melaksanakan amanah UU MD3, yakni melakukan Sosialisasi Empat Pilar kepada masyarakat.

“Kami MPR datang ke masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Lampung ini untuk menyebarkan pesan damai untuk semua anak bangsa terutama dalam menghadapi tahun politik,” ujar dia.

Zulkifli juga menuturkan, pilpres dan pileg adalah agenda rutin nasional biasa yang dilaksanakan lima tahun sekali. Oleh karena itu, ia mengimbau agar agenda itu tidak perlu dihadapi dengan ekstrem, apalagi sampai berujung pada perkelahian.

Ia menekankan, tahun politik bukanlah untuk berperang dengan saudara setanah air, tapi merupakan momentum untuk memilih pemimpin nasional yang akan membawa bangsa ini maju dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, baik pemilihnya atau bukan.

“Terutama pilpres 2019, saya ingatkan bahwa capres dan cawapres adalah kader-kader dan figur-figur bangsa yang terbaik, yang nantinya akan memimpin Negara Indonesia,” ujar Zulkifli.

Lebih lanjut, Zulkifli juga menjelaskan, meski pilihan berbeda, tidak harus saling menghina bahkan sampai membunuh hanya karena capresnya berbeda. Karena perbedaan pilihan itu perlu dilihat secara bijak.

“Ini pesan damai saya. Pilpres bukan sarana untuk berperang, bukan saling gontok-gontokan, bukan ajang pecah belah, tapi untuk memilih pemimpin yang mampu menghadrikan keadilan untuk segenap rakyat Indonesia berdasarkan Pancasila,” pungkas Zulkifli.

Editor           : Dimas Ryandi
Reporter      : (sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up