alexametrics

Tsunami di Palu Disebabkan Karena Dua Faktor

29 September 2018, 13:45:37 WIB

JawaPos.com – Tsunami terjadi di Kota Palu, Sulawesi Tengah akibat gempa bumi berkekuatan 7,4 skala richter yang terjadi pada Jumat (28/9) sekira pukul 17.00 WIB. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Sutopo Purwo Nugroho mengatakan telah mendapatkan informasi dari para ahli tsunami dari Institut Teknologi Bandung, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), disebabkan karena dua hal.

Pertama‎ dii bagian Teluk Palu disebabkan adanya longsoran sedimen dasar laut di kedalaman 200-300 meter. Sedimen dari sungai-sungai yang bermuara di Teluk Palu belum terkonsolidasi kuat sehingga runtuh atau longsor saat gempa dan memicu tsunami.

“Jadi itu berdasarkan analisis sementara dari para ahli tsunami,” ujar Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (29/9).

Kedua adalah, di bagian luar dari Teluk Palu tidak ada tsunami, karena disebabkan oleh gempa saja. Sehingga airnya lebih jernih.‎ Untuk itu BNPB telah berkoordinasi untuk mengrimkan ahli tsunami untuk analisis lebih jauh.

“Itu juga dilakukan menghitung tinggi tsunami dan menyaiapkan langkah-langkah antisipasi,” katanya.

Dari data awal yang diperoleh tsunami menerjang Pantai Talise di Kota Palu, pantai Barat Donggala tingginya mencapai 0,5 hingga 3 meter.

Sutopo melanjutkan ‎pihaknya sudah mendapat informasi bahwa banyak korban meninggal dan luka-luka yang berada di bibir pantai. Saat ini jumlahnya pun masih dilakukan pendataan jumlahnya.

“Bahwa memperkirakan bahwa jumlah korban masih terus bertambah apalagi nanti siang kita berharap komunikasi bisa dilakukan,” ungkapnya.

Adapun sampai dengan saat ini, korban meninggal sebanyak 48 orang untuk Kota Palu. Sementara yang luka-luka ‎sebanyak 356. Mereka dirawat di RS Woodward Palu, RS budi Agung, RS Samaritan Palu, dan RS Undata Palu.

Editor : Kuswandi

Reporter : (gwn/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Tsunami di Palu Disebabkan Karena Dua Faktor