alexametrics

Wamendagri Targetkan Sebelum Pemilu 2024 Batas Desa Selesai

29 Juni 2022, 15:21:21 WIB

JawaPos.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Wempi Wetipo menyatakan, pihaknya akan mempercepat penyelesaian batas desa sebelum Pemilu 2024. Terlebih, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2016 menargetkan batas desa dari seluruh Indonesia yang harus diselesaikan dari tahun 2021 berjumlah 10 provinsi, 12 provinsi pada tahun 2022, dan 11 provinsi pada tahun 2023.

“Rapat koordinasi ini penting kita tuntaskan sebelum pelaksanaan Pemilu 2024, jangan sampai batas desa ini tidak clear,” kata Wempi di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (29/6).

Wempi menjelaskan, penetapan dan penegasan batas desa bertujuan untuk menciptakan tertib administrasi pemerintahan. Selain itu, memberikan kejelasan dan kepastian hukum terhadap batas wilayah suatu desa yang memenuhi aspek teknis dan yuridis.

Berdasarkan Pasal 21 Ayat (2) Permendagri 45 Tahun 2016 tentang Pedoman Penetapan dan Penegasan Batas Desa, hingga Juni 2022 ada sebanyak 1.890 desa yang memiliki peraturan bupati/wali kota tentang batas administrasi desa di 47 Kabupaten pada 19 Provinsi.

Sementara itu, dari 1.890 desa tersebut, sebanyak 1.084 desa dari 26 kabupaten/kota pada 11 provinsi sudah menyampaikan data digital batas desa dalam bentuk shapefile. Hal ini juga sudah disampaikan oleh Ditjen Bina Pemerintahan Desa kepada Sekretariat Percepatan Kebijakan Satu Peta melalui Pusat Data dan Informasi Kemendagri.

Berdasarkan Kepmendagri 050-145 Tahun 2022, dari jumlah desa sebanyak 74.961 desa, hingga saat ini hanya 2,5 persen yang sudah menetapkan batas desa dalam Peraturan Bupati/Wali Kota dan dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa.

Oleh karena itu, kata Wempi, Kemendagri akan memberikan dukungan agar penetapan batas desa segera dipercepat. Hal ini juga menyangkut hak masyarakat, demi kepastian hukum.

“Kita pingin bisa tuntas. Katakanlah Kawa Barat, kemudian dengan kabupaten/kota dan kabupaten lain dijadikan sebagai buat yang lain belum, sehingga menjadi tugas kita,” pungkas Wempi.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini: