alexametrics

Survei Fisip Unair, Saifullah Yusuf Unggul 47,5 persen

29 Mei 2018, 23:10:34 WIB

JawaPos.com – Elektabilitas pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor urut dua Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno masih unggul dari rivalnya Khofifah Indar Parawansa – Emil Elestianto Dardak. Hal itu diketahui berdasarkan survei yang dilakukan Pusat Kajian Pembangunan dan Pengelolaan Konflik Fisip Universitas Airlangga (Unair).

Peneliti dan Dosen Ilmu Administrasi Negara Fisip Unair, Putu Aditya mencatat, Saifullah Yusuf dan Puti memperoleh 47,5 persen. Sementara, elektabilitas pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut satu Khofifah Indar – Emil Elestiano Dardak hanya tercatat 42,5 persen.

“Itu gong atau hasil akhirnya. Ketika kami survei para responden dengan pertanyaan, bagaimana jika pemilihan gubernur dilaksanakan hari ini? Siapa yang dipilih?,” kata Putu kepada wartawan di Kafe Tjap Pregolan, Surabaya, Selasa (29/5).

Survei Fisip Unair, Saifullah Yusuf Unggul 47,5 persen
Peneliti dan Dosen Ilmu Administrasi Negara Fisip Unair, Putu Aditya menunjukkan hasil survei elektabilitas pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut satu dan dua Saifullah Yusu (Aryo Mahendro/JawaPos.com)

Putu menjelaskan, survei tersebut dilakukan dengan menggunakan sejumlah parameter. Antara lain, melibatkan 800 responden laki-laki dan perempuan berusia diatas 18 tahun, kemudian tingkat kepercayaan sebesar 98 persen dan margin error hanya 2 persen.

Selain itu, lanjut Putu, dirinya juga menggunakan metode survei berdasarkan lokasi. Antara lain, di 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Kemudian, Putu dan timnya melakukan survei di 114 desa dan kelurahan.

“Secara umum, survei berdasarkan indikator politik dan non-politik,” jelas Putu.

Dosen Sosiologi Politik Fisip Universitas Wijaya Kusuma, Abdus Sair mengatakan, ada dua faktor yang mempengaruhi hasil survei tersebut. Dia menganggap, dua faktor tersebut penting untuk menentukan prediksi kemenangan pasangan calon.

Yakni, perebutan telatah budaya di Jawa Timur dan bandul politik pesantren. Telatah budaya kata Abdus, kaitannya dengan pandangan terhadap salah satu pasangan calon berdasarkan karakteristik masyarakat setempat.

Antara lain, masyarakat dengan budaya Madura dan Pandalungan. Mereka punya kepatuhan terhadap tokoh agama (Islam) yang tinggi. Berdasarkan faktor tersebut Abdus melihat, ada “pertarungan” antara Saifullah dan Khofifah.

“Kalau Saifullah “berkuasa” pada masyarakat berbudaya Pandalungan. Sedangkan Khofifah “menang” pada masyarakat Madura,” katanya.

Berbeda dengan pengaruh Khofifah dan Saifullah pada masyarakat yang berbudaya Arek dan Mataraman. Menurut Abdus, karakteristik masyarakatnya ada yang nasionalis dan berlatarbelakang santri.

“Jadi kalau di masyarakat budaya arek, saya melihat posisinya Saifullah itu menang,” katanya.

Kemudian, Abdus mengatakan, kunci kemenangan kedua ada pada penguasaan bandul politik pesantren. Menurutnya, pemenang akan terlihat jika Khofifah atau Saifullah dapat “menguasai” setidaknya separuh dari 5.025 pesantren se-Jawa Timur.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (HDR/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Survei Fisip Unair, Saifullah Yusuf Unggul 47,5 persen