alexametrics

Kemenkes Klaim Kasus Covid-19 di Indonesia Paling Terkendali di Asia

29 Januari 2022, 15:01:36 WIB

JawaPos.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengklaim, penambahan kasus Covid-19 di Indonesia paling terkendali dibandingkan dengan lima negara lain di Asia. Hal ini dibuktikan dengan jumlah penambahan kasus yang tidak terlalu tinggi dari negara lain seperti India, Filipina, Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Berdasarkan data dari Our World in Data, kasus Covid-19 terkonfirmasi baru per 1 juta penduduk di Indonesia dominan landai. Artinya, Indonesia memiliki jumlah penambahan kasus konfirmasi Covid-19 yang rendah. Per 26 januari, angka konfirmasi positif di Indonesia sebesar 13,27 per 1 juta penduduk.

Data tersebut jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Singapura yakni konfirmasi positif sebesar 825,80 per 1 juta penduduk, Filipina sebesar 233,71 per 1 juta penduduk, India sebesar 220,71 per 1 juta penduduk, Malaysia sebesar 121,19 per 1 juta penduduk, dan Thailand sebesar 110,20 per 1 juta penduduk

Jubir Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, Kemenkes RI melakukan berbagai upaya dengan membuat regulasi yang mengarah pada pencegahan penyebaran Covid-19. Kemenkes memberlakukan level pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di setiap wilayah.

PPKM tersebut diiringi dengan protokol kesehatan yang ketat, yakni memakai masker, mejaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan.

“Upaya-upaya tersebut dilakukan secara konsisten dan dievaluasi secara rutin. Sehingga setiap ada penambahan kasus dengan jumlah sedikit maupun banyak langsung dilakukan tata laksana perawatan yang baik di rumah sakit,” kata Siti dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/1).

Siti menyebut, penyediaan fasilitas di rumah sakit terutama tempat tidur perawatan disediakan secara maksimal. Secara nasional, pemerintah menyediakan tempat tidur perawatan di rumah sakit sebanyak 120 ribu hingga 130 ribu. Selain itu, juga disediakan layanan telemedisin bagi pasien isoman untuk mengurangi mobilitas. Layanan tersebut memberikan kemudahan bagi pasien untuk melakukan konsultasi hingga mendapatkan obat gratis.

“Kami selalu mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian jika tidak terlalu penting. Bahkan saat ini di tengah melandanya kasus varian Omicron, kami selalu meminta kepada masyarakat untuk menunda perjalanan luar negeri karena penyebaran kasus varian tersebut banyak terjadi di luar negeri,” pungkasnya.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads