alexametrics

42 Hari Dirawat, Ciputra Tak Berikan Pesan Terakhir

28 November 2019, 15:19:20 WIB

JawaPos.com – Ciputra, seorang pengusaha sukses khususnya di bidang properti, mengembuskan napas terakhirnya di Gleneagles Hospital Singapore, pada pukul 01.05 waktu setempat. Almarhum dikabarkan dirawat selama 42 hari dan meninggal karena usia yang sudah lanjut.

Putri pertama Ciputra, Rina Ciputra Sastrawinata mengatakan bahwa ayahnya tersebut tidak memberikan pesan khusus kepada sanak keluarga sebelum meninggal. “Tidak ada pesan-pesan terakhir. Meskipun dua hari sebelum napasnya berakhir, beliau masih bisa berkomunikasi,” jelasnya di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Kamis (28/11).

Ia mengingat kembali memori ketika Ciputra masih hidup. Bagi Rina, Pak Ci sapaan akrab Ciputra, merupakan sosok ayah serta mentor dalam kehidupan.

“Ayah saya itu seorang mentor dan guru. Ayah saya itu senang mengajar. Beliau ngomong terus. Saya berpikir ngomong sama ayah saja pasti lama. Tapi, setiap kali bertemu selalu ada pesan-pesan khusus yang pastinya memotivasi kita semua,” ujarnya.

Sepeninggal Pak Ci, Rina mengaku tak banyak perubahan dalam struktur organisasi. Candra Ciputra tetap menjadi Direktur Utama Grup Ciputra. Namun soal jajaran komisaris, ia tak menjelaskan lebih detail.

“Jadi, tidak ada perubahan dalam struktur organisasi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Ciputra meninggal pada usia 88 tahun. Jenazah Ciputra direncanakan dimakamkan di pemakaman keluarga yang berlokasi di Memorial Park, Citra Indah, Jonggol, Jawa Barat.

Di lahan seluas empat hektare itu baru ada tujuh makam. Mereka antara lain orang tua Ciputra, Tjie Siem Poe (ayah) dan Lie Eng Nio (ibu). Kemudian, orang tua Dian Sumeler (istri Ciputra), yakni Sia Sui Hok dan Kho Liem Nio. Empat makam tersebut berada di blok tengah Memorial Park.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Saifan Zaking


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads