alexametrics

Fasilitas Terbatas, Indonesia Butuh Solusi Ampuh untuk Atasi Korona

27 Maret 2020, 06:05:02 WIB

Jawa Pos.com – Jika epidemi korona (Covid-19) diibaratkan perang mahabesar, maka Indonesia terjun dalam perang itu dengan senjata dan logistik seadanya. Ya, mungkin analogi itu tidak sepenuhnya tepat. Namun, mengacu dari berbagai data, kesiapan negeri ini untuk menangani korona boleh dibilang sangat pas-pasan.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, negara yang memiliki hampir 270 juta penduduk ini hanya memiliki 321.544 ranjang rumah sakit. Itu sekitar 12 ranjang per 10 ribu orang. Bandingkan dengan Korea Selatan (Korsel). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melansir data Korsel memiliki perbandingan 115 ranjang per 10 ribu orang.

Belum lagi masalah alat perlindungan diri (APD) yang jumlahnya sangat minim. Bahkan, seperti dikutip dari wawancara Reuters, seorang dokter perempuan sampai harus mengenakan jas hujan sebagai pengganti APD. Dari keterangan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), 6 dokter menjadi korban wabah korona. Bandingkan dengan Italia, yang sampai saat ini angka

Seorang tenaga kesehatan menyebutkan, APD menjadi barang yang langka. ’’Kami bawa masker sendiri, kami bawa baju pelindung sendiri. Punya kami itu banyak yang tidak memenuhi standar,’’ kata seorang dokter yang namanya tidak mau disebutkan. ’’satu demi satu teman-teman saya tertular virus,’’ tambah dia sembari menahan tangis.

Mengenai kekuarangan APD itu, pemerintah menyatakan, pada pekan ini aka nada 175 ribu set APD yang akan didistribusikan ke seluruh Indonesia.

Selain itu, masalah lain yang dihadapi Indonesia adalah sedikitnya kapasitas dari unit gawat darurat (UGD) yang ada. Apalagi pada musim wabah seperti saat ini, kapasitas UGD yang memadai sangatlah diperlukan. ’’Jika ada terinfeksi korona, lalu dibawa ke UGD dan bisa menggunakan ventilator, kemungkinan besar dia akan selamat,’’ ucap Archie Clements, pakar kesehatan masyarakat dari Curtin University, Perth, Australia.

Jadi, kita berharap agar pemerintah bisa segera menemukan solusi untuk melawan wabah korona dengan segala keterbatasan. Dan, seluruh rakyat juga harus mendukung dengan mejaga jarak dan selalu berdiam di rumah untuk membatasi penularan korona. (*)

 

 

Editor : Dinarsa Kurniawan



Close Ads