alexametrics

3 Parpol Dianggap Nasionalis

27 Maret 2019, 07:28:58 WIB

JawaPos.com – Indomedia Poll menganalisis karakteristik parpol peserta Pemilu 2019. Pada pemilu saat ini terdapat tiga jenis parpol, yakni nasionalis, Islam/religius, dan kekaryaan (developmentalism).

Munculnya tiga jenis karakter parpol itu berdasar pada pernyataan Perludem. Nah, Indomedia Poll mendalami parpol yang masuk ke dalam tiga karakter tersebut. Direktur Media & Riset Indomedia Poll Hamzah Fansuri menyebut, PDIP, Nasdem, dan PSI termasuk dalam karakter nasionalis. Alasannya, ketiga parpol itu mencirikan diri sebagai bagian dari perwujudan agenda-agenda kemerdekaan nasional, mendukung nasionalisme, serta tidak sekadar jargon.

“Melainkan secara progresif menawarkan gagasan (tawaran kebijakan) yang merespons setiap tantangan hidup berbangsa dan bernegara,” kata Hamzah Fansuri dalam keterangan persnya, Rabu (27/3).

Hamzah Fansuri melanjutkan, karakter tiga parpol itu diperkuat oleh otentisitas dan konsistensi ketua umum dalam menyuarakan serta berjuang pada visi-visi kebangsaan.

Penelitian itu menggunakan metode analisis wacana kritis. Artinya, data yang dikumpulkan berupa ucapan dan tulisan yang diambil dari pemberitaan berbagai media. Hasilnya, Indomedia Poll menemukan tidak banyak caleg yang bersuara dan berani tampil ke publik dengan tawaran-tawaran program maupun visi kebangsaan yang sangat dibutuhkan oleh pemilih.

Temuan lainnya, adanya pertarungan antar-caleg nasionalis PDIP, PSI, dan Nasdem yang sudah dikenal dan populer di mata publik di beberapa dapil. Keunggulan dan karakteristik masing-masing caleg yang berbeda dan bertarung di dapil yang sama justru akan mempermudah pemilih dalam menentukan pilihan.

“Kami melihat masih minimnya informasi caleg-caleg nasionalis yang sampai pada publik sehingga patut menjadi perhatian banyak pihak,” imbuh Hamzah Fansuri. Di samping itu, Hamzah menyebut Partai Golkar, Garuda, Hanura, dan Berkarya, masuk dalam kategori kekaryaan.

Editor : Ilham Safutra

Copy Editor :

3 Parpol Dianggap Nasionalis